Suara Denpasar - Ustadz Adi Hidayat merupakan tokoh agama islam terkemuka di Indonesia, ia terkenal dengan ceramah-ceramah yang menyentuh.
Bukan hanya itu, kecerdasan intelektualnya apalagi spiritualnya sudah tak perlu dipertanyakan, sebab itulah dakwahnya selalu banyak diikuti oleh jamaah.
Baru-baru ini dirinya menampar warga Indonesia yang anti Palestina menggunakan argumentasi.
Sosok yang akrab disapa UAH itu menyampaikan bahwa banyak orang mempertanyakan kenapa Indonesia mesti membantu Palestina yang tengah berkonflik dengan Israel.
Menurut mereka, sebaiknya kita fokus pada negara kita dan jangan terlalu berlebihan membela Palestina.
Ustadz Adi Hidayat menepis pola pikir itu, ia menyampaikan bahwa pemikiran seperti itu salah, tidak berdasarkan argumen yang baik, hanya sentimen.
"Ini sesungguhnya argumentasi-argumentasi yang lebih kepada sentimen, bukan argumen," ucap UAH dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Rabu, (1/11/2023).
UAH juga mempertanyakan balik, mengapa Indonesia peduli konflik Russia-Ukraina hingga Afrika, pola pikir dan sikap semestinya adil juga dalam memandang konflik-konflik itu.
"Ya kenapa pemerintah harus repot-repot memediasi Russia dan Ukraina? Kemudian mengirimkan Menhan (Menteri Pertahanan) terlibat menjadi penengah? Kenapa tidak menjadi penengah menyelesaikan persoalan di Papua misalnya?," ungkapnya.
"Mengapa kita kirimkan pasukan perdamaian sampai ke Afrika? Sampai ke luar, ya kenapa gak di sini saja? Kan di sini banyak masalah juga, kan gitu," lanjutnya.
Ustadz Adi Hidayat berpendapat pola pikir dengan pertanyaan seperti itu tidaklah benar, menurutnya kita harus aktif terlibat dalam perdamaian dunia karena kita adalah warga bumi.
"Kita sebagai warga masyarakat dunia, bagaimanapun kan kita tinggal di dunia, di bumi ini, (kita) bukan penghuni planet Mars, juga bukan penghuni Pluto yang sudah tidak disebut lagi sekarang planetnya," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, banyak warga Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina, sesuai dengan prinsip dan sikap negara yang menentang penjajahan di atas dunia.
Akan tetapi, tak bisa dipungkiri ada juga warga Indonesia yang berpendapat sebaliknya, seolah anti Palestina, dan mereka itulah yang ditampar UAS melalui argumen dalam konten YouTube-nya.
Ustadz Adi Hidayat mengajak warga Indonesia untuk peduli Palestina, bukan semata-mata atas dasar agama, melainkan kemanusiaan sebagai warga dunia.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap