Suara Denpasar - Ustadz Adi Hidayat buka suara terkait konflik Palestina dengan Israel yang kian memanas sampai saat ini.
Tokoh agama asal Indonesia itu mengkritik orang-orang Indonesia yang mempersoalkan sikap negara dan warga Indonesia yang menaruh perhatian penuh pada Palestina.
Tak bisa dipungkiri, ada beberapa warga Indonesia yang berpendapat bahwa pemerintah dan masyarakat lebih baik fokus pada masalah-masalah dalam negeri ketimbang luar negeri, termasuk masalah penjajahan di Palestina.
Ustadz Adi Hidayat alias UAH tidak setuju dengan pemikiran seperti itu, menurutnya mendukung kemerdekaan negara lain bukan berarti mengabaikan negara sendiri.
Lebih jauh lagi UAH menegaskan bahwa undang-undang kita yang dibuat oleh para pendiri bangsa mengamanatkan bahwa Indonesia harus aktif dan berkontribusi untuk menghapus penjajahan di atas dunia.
Undang-undang yang dimaksud adalah Undang-Undang Dasar 1945, dimana mengamanatkan perjuangan untuk menghapuskan penjajahan di atas dunia.
"Dalam amanat undang-undang dasar kita, di pembukaan itu ya saya insya Allah sangat mengingat sekali, karena waktu kecil SD juga menjadi pembaca Undang-Undang dasar," ucap UAH dilansir dari YouTube Adi Hidayat Official pada Rabu, (1/11/2023).
"Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Tahun 1945. Pembukaan, bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan," lanjutnya.
"Sampai sini saja kita sudah bisa simpulkan bahwa undang-undang kita sudah mendorong setiap warga negara Indonesia untuk berpikir global, berpikir mendunia," ungkapnya.
Baca Juga: Sirik? Media Vietnam Soroti Langkah PSSI Naturalisasi Pemain Keturunan Eropa untuk Timnas Indonesia
"Kalau kita saat ini membahas Palestina, spesifik misalnya baik itu situasi di Gaza, atau situasi yang berkembang di tepi barat misalnya. Ya maka kita bisa katakan ini satu respon positif yang otomatis ya, otomatis akan muncul sebagai bagian dari warga dunia," jelasnya.
Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa Palestina punya jasa ke Indonesia saat negara ini mendeklarasi kemerdekaan, dimana pihak Palestina adalah salah satu pihak yang pertama mengakui kemerdekaan kita.
Bukan hanya mengakui, bahkan salah satu pemuka agama Palestina membantu menyebarluaskan pengakuan kemerdekaan Indonesia pada saat itu.
"Secara historis, Palestina ini kan punya hubungan yang kuat dengan Indonesia. Saya katakan Indonesia, setelah kita memproklamirkan kemerdekaan, saya katakan di antara pihak yang pertama mengakui kemerdekaan, bahkan menyebar luaskan pengakuan ini," ungkapnya.
"Bahkan dilakukan di satu radio di Jerman itu, Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini, seperti yang sering saya sebutkan namanya, itu kan adalah Mufthi Yerussalem, Palestina," lanjutnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek