Suara Denpasar - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI beberapa hari lalu telah menyurati para pimpinan parpol peserta Pemilu 2024 mengenai larangan kampanye sebelum 28 November 2023.
Hal tersebut diketahui lewat unggahan akun Instagram resmi Bawaslu RI @bawasluri. Lewat unggahan tersebut diinformasikan bahwa tahapan kampanye Pemilu serentak tahun 2024 dimulai pada 28 November 2023.
Bawaslu mengungkapkan bahwa, Pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPR, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota dijadwalkan 4 November 2023 dan tahapan kampanye baru dimulai 28 November 2023.
Bawaslu akan menindak tegas apabila ditemukan adanya kampanye sebelum dimulainya masa kampanye.
Namun sayangnya, banyak masyarakat yang merasa imbauan tersebut merupakan angin lalu, pasalnya menurut masyarakat, saat ini telah banyak ditemukan atribut parpol di sepanjang sisi jalanan di berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat pun terlihat membanjiri kolom komentar dari unggahan @bawasluri tersebut dengan rasa kecewanya.
“Sudah bilang kepercayaan dgn Bawaslu, dr atas sampe bawah sampai kecamatan buktinya spanduk baliho bertebaran tp panwas diem saja, jd hilang resfect (respect) sama pengawas pemilu,” tulis akun @rakha.salegar dalam kolom komentar unggahan Bawaslu RI itu.
“Baliho, spanduk, famplet, stiker dari jalan raya, gang komplek, gang senggol sampai atas bukit dan gunung sudah kampanye semua parpol...tapi gak ada tuh tindakan apapun dari yg katanya netral sebagai wasit dan dibayar dari pajak rakyat...mending gak ada Bawaslu dah pemilu meriah, riang gembira dan rakyat saling percaya dan mengawasi...buang2 anggaran aja ada lembaga ini,” tulis akun @ademuhlis
“Ngomong aja sebakul...noh depan kantor Bawaslu Jaktim dari Jatinegara sampai Cawang sekitarnya isi nya baliho semua ...masa musti lapor dulu ..jelas2 alat peraga banyak dimana2...di angkot nih banyak bgt...heran apa2 harus lapor dulu...baru mau gerak ...kan punya sentra gakumdu... koordinasi beresin donk...percuma punya panwascam banyak2 tiap daerah tapi pada tutup mata....kalau acara seremonial aja mewah bgt...ngabisin anggaran doank...kerja donk action jangan cuma menghimbau...kalau tdk sanggup atau takut mundur aja....” timpal akun @mail.desy30.
“kalau ada caleg, masuk ke desa2, ngadain acara senam bersama di dalam lingkugan desa, ngadain doorprize, bukan warga setempat, tapi ikut "perkenalan" di dalam rapat RT dan menjanjikan membantu memperbaiki jalan desa, dengan embel2 membawa nama caleg itu sendiri & partai, itu termasuk kampanye atau tidak ?” tanya akun @mbah_weng yang ikut membanjiri kolom komentar @bawasluri.
Baca Juga: Diisukan Jadi Wakil Prabowo, Ganjar Pranowo: Gibran Rakabuming Juru Kampanye Saya
Bagaimana pun aturan telah dibuat, sebagai masyarakat kita harus bisa ikut terlibat dalam pengawasannya. Mari kawal Pemilu 2024 agar tetap berjalan dengan aman dan tertib. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman