Suara Denpasar – PSSI keluarkan kebijakan terkait pengibaran bendera hingga atribut Palestina di Liga Indonesia.
Saat ini, konflik antara Palestina dan Israel memang masih terjadi, dan telah menjadi perhatian masyarakat di seluruh dunia, termasuk suporter sepakbola di Indonesia.
Bahkan dalam hal ini, beberapa dari mereka juga turut membawa atribut hingga bendera Palestina, sebagai salah satu bentuk pemberian dukungan untuk negara tersebut.
Menyikapi hal tersebut, akhirnya Komite Hukum PSSI menyampaikan sebuah kebijakan terkait suporter yang membawa atribut dan juga bendera Palestina.
Dikutip dari unggahan di akun Instagram @timnasindonesiainfo, PSSI secara resmi menyatakan bahwa suporter dipersilahkan untuk membawa bendera Palestina.
Namun dalam hal ini, pihak PSSI juga menegaskan bahwa ada ketentuan yang wajib diketahui, meskipun membawa bendera ataupun simbol federasi diperbolehkan.
Dalam hal ini, setiap orang dilarang untuk membawa symbol teks yang berkaitan dengan konflik, seperti tulisan “Fress Palestine”, dan lain sebagainya.
Jika hal ini terjadi, maka PSSI berhak untuk memberikan denda karena dianggap telah melanggar aturan.
Unggahan tersebut, akhirnya menuai beragam komentar dari warganet yang mereka setuju hingga kurang setuju dengan kebijakan tersebut.
Banyak dari mereka yang beranggapan bahwa keputusan yang dipilih sudahlah benar, agar Indonesia turut ikut serta dalam memberikan dukungan.
Namun disisi lain, tidak sedikit pula dari mereka yang menganggap bahwa pihak PSSI takur dengan dengan aturan FIFA.
“Nah.. gitu dong, masak nggak dibolehin,” tulis akun @sijon.sijon.31542841
“Tapi kenapa sih pssi takut bener ama Israel.takut Israel apa takut kalau palestina merdeka terus kiamat gitu kah ?? .kiamat tanda*nya aja ada 10 .masa keluar satu aja langsung kiamat kan gak mungkin ,” tulis akun @fahrunnzm.(*Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England