Suara Denpasar - Secara resmi, Bali United memperkenalkan eks PSIS Semarang, Lutfhi Kamal pada Selasa (7/11/2023) kemarin.
Lutfi Kamal didatangkan ditengah persiapan Bali United melanjutkan perjuangan di AFC Cup 2023/2024 dan menatap putaran kedua BRI Liga 1 musim ini.
Kehadiran pemian berposisi sebagai gelandang bertahan ini menurut CEO Bali United, Yabes Tanuri untuk melengkapi komposisi tim sesuai evaluasi dari tim pelatih pada putaran pertama ini.
Dikutip melalui website resmi klub, Yabes Tanuri mantan anak asuh Gilbert Agius di PSIS Semarang itu diharapkan bisa membantu memberikan prestasi untuk Bali United.
"Semoga proses adaptasi dapat dengan mudah dijalankan dan membantu memberikan prestasi untuk Bali United," katanya.
Sementara itu, suporter Bali United memprediksi, Lutfhi Kamal akan senasib dengan pemain Rp1,74 miliar milik Serdadu Tridatu.
Hal tersebut diketahui dari kolom komentar pada unggahan terbaru Bali United ketika memperkenalkan Lutfhi Kamal sebagai pemian anyarnya.
Pemain Rp1,74 miliar yang dimaksud berdasarkan data di transfermarkt.co.id adalah Tegar Infantrie.
"Palingan kek Tegar," tulis @indraa49_.
Baca Juga: Usai Ditekuk Bali United FC 0-1, PSS Sleman Disebut Masih Bisa Bangkit Berkat Hal Ini
"Tegar Jilid 2," sahut @adk_747.
"Palingan dicadangin kayak Tegar," lanjut @andreana14142 dan masih banyak lagi komentar netizen lainnya.
Tidak hanya itu, warganet membuat istilah Lutfhi Kamal akan dijadikan camat di Bali United alias tidak dimainkan atau hanya penghangat bangku cadangan.
Seperti diketahui tegar Infantrie yang didatangkan awal musim 2023/2024 diketahui masih minim menit bermain, bersama Bali United di kompetisi Liga 1 musim ini baru dimainkan dalam 2 laga dengan 39 menit bermain.
Bahkan, akibat jarang mendapatkan menit bermain, sejumlah suporter Bali United mempertanyakan keberadaan eks Persikabo 1973 tersebut. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Miris! Baru Bermain Satu Menit, Sosok Rp2,17 Miliar Ini Langsung Didepak PSIS Semarang, Yoyok Sukawi Beberkan Alasannya
-
4 Daftar Pemain Timnas Indonesia Disebut Jadi Incaran PSIS Semarang, Satu Diantaranya Sudah Trial, Siapa Saja?
-
Mabuk-Mabukan di Sela Latihan di Bali, Empat Pemain Timnas Polandia U-17 Dipulangkan ke Negaranya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini