Suara Denpasar - Pemain keturunan menjadi sorotan para pecinta sepakbola Indonesia, pasalnya kehadiran mereka terbukti memberi perubahan kualitas bermain skuad garuda secara signifikan.
Beberapa pemain keturunan telah menghiasi Timnas Indonesia, seperti Elkan Baggot, Jordi Amat, Rafael Struick dan yang lainnya.
Meski begitu, ada beberapa pemain keturunan yang belum dinaturalisasi, salah satunya Ilias Alhaft.
Ilias merupakan pemain yang berposisi sebagai sayap kanan, ia merupakan warga negara Belanda, namun orang tuanya memiliki darah keturunan Indonesia.
Ilias Alhaft saat ini sedang berkarir bersama klub FC Noah, salah satu klub yang berlaga di Bardzragujn khumb, liga Armenia, dikutip Suara Denpasar dari transfermarkt.co.id pada Rabu, (8/11/2023).
Karirnya dimulai bersama klub Sparta R U-17 di Liga Belanda, hingga akhirnya pada tahun 2016 ia bergabung dengan Sparta R senior.
Ia berhasil membawa Sparta R senior meraih gelar Dutch Second The Champion pada tahun 2016 lalu.
Saat ini bersama klub FC Noah, pemain keturunan Indonesia yang belum dinaturalisasi itu juga memiliki catatan gemilang.
Selama 16 pertandingan yang dijalani klub-nya, ia hanya absen 3 kali, ia diberi kesempatan bermain 13 kali dan 73 persen jadi pemain utama serta mendapatkan 70 persen menit bermain.
Pemain keturunan Indonesia itu juga berhasil menyumbang 4 gol dan 4 assist dari 13 pertandingan yang dijalaninya.
Sepanjang karirnya di sepakbola, ia telah mengumpulkan 39 gol dan 31 assist.
Ilias Alhaft juga punya wajah yang khas dengan orang-orang Indonesia, terlihat dari fotonya di sosial media instagram resminya, @iliasalhaft.
Penilaian itu juga disampaikan oleh warganet Indonesia dalam salah satu postingan Ilias tentang prestasinya pada 12 Juni lalu.
"Indonesia banget mukanya," komentar akun @rama_bhsel.
"Sumpah indo banget, kalau gabung sama Timnas, apalagi bagus permainannya, gak akan keliatan pemain luar," timpal akun @farealdisofyan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Market Value Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Justin Hubner Jadi Buah Bibir, Transfermarkt Beri Jawaban
-
Asli Jawa! Karir Buruk Striker Keturunan Indonesia di Liga Belanda Usai Batal Gabung Timnas Indonesia
-
Fix! Lini Depan Timnas Indonesia Full Lokal, Inilah Daftar Pemain Lengkap Skuad Garuda di Piala Dunia U-17
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial