Suara Denpasar - Tidak hanya mempersiapkan venue di empat kota, Indonesia selaku tuan rumah juga telah mempersiapkan maskot Piala Dunia U-17 2023.
Maskot Piala Dunia U-17 2023 Indonesia mengambil wujud satwa khas Indonesia, badak bercula satu yang diberi nama Bacuya.
Bacuya sendiri merupakan kepanjangan dari Badak Cula Cahaya. Nama diambil karena mengandung makna filosofis yang sangat memotivasi.
Melansir dari situs kemenpora, Bacuya diperkenalkan sebagai badak Jawa muda yang punya sifat pemalu dan pemalu.
Namun di balik sifatnya yang cenderung tertutup itu, tersimpan rasa ingin tahu yang besar dalam dirinya. Perasaan itulah yang kemudian membuatnya berlari menuju ke tengah lapangan.
Yang memotivasinya adalah hijaunya rerumputan pada lapangan bola tempatnya berlari dengan semangat. Hingga tanpa disadari cula milik Bacuya tiba-tiba bercahaya dengan aneka warna.
Yang membuat cula Bacuya bersinar adalah semangat dan energi yang sama dengan yang diberikan oleh sepakbola kepada semua orang.
Dengan begitu, Bacuya menjelma menjadi pembela bagi para talenta muda untuk mengekspresikan diri melalui sepak bola. Bersama culanya yang bercahaya, ia ingin menjelma sebagai mercusuar yang siap memandu para talenta muda.
Tak heran jika kemudian cula milik Bacuya akan bersinar lebih benderang ketika ia bermain sepak bola bersama orang lain.
Secara karakteristik, wujud Bacuya merupakan seekor badak berwarna kecoklatan yang memakai jersey merah-putih sebagai indetitas timnas Indonesia.
Nomor punggung pada jersey milik Bacuya adalah bernomor 23 yang mengacu pada tahun 2023. Tahun ketika event Piala Dunia U-17 digelar.
Kemenpora berharap hadirnya maskot Bacuya ini akan menarik para masyarakat untuk menonton langsung di stadion.
Bacuya nantinya akan muncul di acara opening ceremony yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun sosok Bacuya tak hanya muncul sebagai maskot saja, melainkan juga bisa kamu temui dalam bentuk boneka maupun logo dari merchandise yang berhubungan dengan gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Perlu diketahui, sebenarnya maskot Bacuya sebelumnya direncanakan untuk gelara Piala Dunia U-20 lalu. Akan tetapi acara tersebut batal, dan penggunaan maskot tersebut dialihkan di event Piala Dunia U-17 kali ini. (*/Rizal)
Berita Terkait
-
Pesona Wonderkid Barcelona Marc Guiu di Piala Dunia U-17, Mampukah Meraih Trofi untuk Timnas Spanyol?
-
Fakta Menarik Ekuador yang Akan jadi Lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2023, Punya Dua Striker Tajam
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia U-17 di Babak Penyisihan Piala Dunia U-17, Bakal Lawan 3 Negara
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo