Suara Denpasar- Mengawali putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024, netizen beramai-ramai memberikan hujatan kepada Bhayangkara FC, klub yang saat ini berada di zona degradasi.
Bukan karena ada di papan bawah klasmen sementara, Bhayangara FC dihujat netizen gara- gara membajak pemain Rp3,48 miliar yang masih terikat kontrak dari salah satu klub Liga 1.
Dikutip melalui transfermarkt.co.id, pemain Rp3,48 miliar tersebut adalah I Putu Gede Juni Antara.
Berdasarkan keterangan tertulis dari manajemen Persib Bandung yang sebelumnya menaungi I Putu Gede mengumumkan pemain asal Bali itu dikembalikan ke Bhayangkara FC karena surat tugasnya ditarik.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono menjelaskan bahwa Bhayangkara FC menarik surat tugasnya dan menugaskan Putu Gede untuk kembali bermain di Bhayangkara FC di putaran kedua karena sangat dibutuhkan di sisa pertandingan putaran kedua kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Selain itu, sebagai anggota kepolisian, Putu juga harus mengikuti dan mentaati panggilan yang bersifat kedinasan dan aturan penugasan dari instansinya.
"Setelah mengkomunikasikan dengan pelatih kepala dan pemain bersangkutan, PERSIB akhirnya menyepakati proses tersebut dengan Bhayangkara FC," kata Teddy.
Bersama Persib Bandung, I Putu Gede hanya melewati laga hingga pekan ke-19 BRI Liga 1 2023/2024 dan sudah mencatatkan 14 penampilannya. Pemain berusia 28 tahun itu absen hanya karena menjalani hukuman kartu merah dan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Hal itulah yang membuat netizen menghujat Bhayangkara FC. Hujatan tersebut dituliskan ribuan warganet di kolom komentar unggahan akun Instagram @transferbolaindo usai mengumumkan informasi perpisahan Persib dengan I Putu Gede.
Bahkan banyak netizen yang menyarankan Persib Bandung agar kedepannya tidak membeli pemain dengan status polisi maupun TNI.
“Sepakbola dicampur dengan kepolisian kasia mereka yang ingin bermain di klub yang diinginkan malah terkendala,” tulis @ferrylikers_29.
“Semoga Bhayangkara degradasi dan bubar biar polisi fokus ngamankan pertandingan,” lanjut hendra_setiawan_77.
“Polisi FC mending degradasi aja,” lanjut @mohamadaldi2121.
“Udah paling bagus degradasi sih tim ga jelas,” sahut @benz_chandra .
“Ya elah mau degradasi aja banyak maunya ni tim,” lanjut @rnggaard_ dan masih banyak lagi komentar serupa dari warganet lainya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers
-
3 Skincare Wajib Usia 20-an agar Kulit Tetap Sehat, Cerah, dan Awet Muda
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Bedak Tabur Apa yang Tahan Lama untuk Kondangan? Ini 5 Pilihannya agar Makeup Flawless
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Menyusuri Jalur TeleSamosir: Wisata Edukasi Geologi di Jantung Kaldera Toba
-
KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo