Suara Denpasar- Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dilaksanakan dari Kamis, 9 November 2023 lalu.
Salah satu hal yang menjadi perhatian peserta ialah nilai ambang batas. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan nilai ambang batas SKD CPNS tersebut.
Menurut Keputusan Menteri PAN RB Nomor 651 Tahun 2023 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan Pegawai Negeri Sipil TA 2023, sama seperti tahun sebelumnya, soal SKD CPNS 2023 juga terbagi menjadi tiga, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Dimana dalam masing-masing soal tersebut ada nilai ambang batas yang harus dilewati seluruh peserta dengan rincian, nilai ambang batas TWK 65 dengan jumlah soal 30 butir, nilai ambang batas TIU 80 dengan jumlah soal sebanyak 35 butir, dan nilai ambang batas TKP 166 dengan jumlah soal 45 butir. DImana untuk pelamar kebutuhan umum, tahun ini nilai kumulatif tertinggi adalah 550.
Dalam setiap soal TWK dan TIU bobot jawaban benar bernilai 5 poin, dan soal salah bernilai 0 poin. Sedangkan untuk TKP, bobot jawaban benar bernilai paling rendah 1 dan paling tinggi 5 poin. Untuk diketahui, jadwal pelaksanaan SKD CPNS 2023 akan dilaksanakan hingga Sabtu, 18 November 2023 mendatang.
Melansir dari akun Instagram resmi Kementerian Hukum dan HAM Bali @kemenkumhambali terlihat memposting para peserta yang meraih Top Rank pada ujian hari pertama hingga hari ketiga.
Salah seorang peserta bahkan berhasil mendapatkan nilai sebesar 499 pada hari ketiga pelaksanaan ujian, Sabtu, 11 November 2023 sesi I. Peserta tersebut atas nama Dewa Gede Putra Dhiva Ananda.
Hal tersebut pun mengundang decak kagum dari para pengguna media sosial, kolom komentar yang memposting perolehan nilai Putra Dhiva dipenuhi dengan berbagi pujian.
“Kereeen abis 499,” tulis akun @warmadewa35 dilansir pada Minggu, 12 Desember 2023.
Baca Juga: PSSI Beri Bocoran Siapa Calon Naturalisasi Selanjutnya untuk Timnas Indonesia, Siapa?
“ngeri banget 499,” tulis akun @rr._end__
Sedangkan pada hari kedua, Jumat, 10 November 2023, Top Rank diraih oleh I Gede Angga Sayoga dengan perolehan nilai sebesar 450, ia diketahui mengambil formasi penjaga tahanan.
Lalu pada hari pertama, Kamis, 9 November 2023, Top Rank diraih oleh I Putu Wahyu Pranata Kusuma Jaya dengan perolehan nilai 459, ia juga diketahui mengambil formasi penjaga tahanan.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional