Suara Denpasar - Keputusan peminjaman Witan Sulaiman ke Bhayangkara FC telah menciptakan sedikit kehebohan, bahkan Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno turut berkomentar.
Sayangnya komentar yang diberikan tidak benar hingga menyinggung pemain macan kemayoran tersebut.
Informasi dari laman resmi Persija, Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa keputusan peminjaman Witan Sulaiman telah melibatkan diskusi yang matang antara klub dan pemain.
Prapanca berharap bahwa periode peminjaman ini akan membantu Witan Sulaiman mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.
Witan Sulaiman, yang sejak diperkenalkan sebagai bagian dari Persija pada 31 Januari 2023, telah tampil dalam 28 pertandingan dengan total menit bermain 1524.
Meskipun masih muda, Witan telah membuktikan dirinya sebagai pemain kunci dengan rata-rata bermain 54 menit setiap pertandingan. Kontraknya dengan Persija sendiri masih berlaku hingga pertengahan 2026.
Namun, pernyataan dari Diky Soemarno, yang dikutip dari akun Instagram @officialstp1928 mengejutkan banyak pihak.
Diky mengungkapkan bahwa peminjaman Witan ke Bhayangkara adalah kemauan dari pemain tersebut. Ia juga menyoroti bahwa meskipun Witan tampil bagus dalam dua pertandingan terakhir, peminjaman ini sudah menjadi kesepakatan sebelum putaran kedua dimulai.
“Berdasarkan info yang gue tau dari beberapa waktu lalu, peminjaman Witan ke Bhayangkara adalah kemauan pemain itu sendiri. Tapi lebih jelasnya, biar Persija dan Witan sendiri yang menyampaikan faktanya. Kesepakatan peminjaman Witan sebelum putaran kedua dimulai. Menyebalkan karena Witan main bagus di 2 match terakhir dan Persija udah nemu ritme yang enak,” ujar Diky dikutip dari @officialstp1928 (12/11/2023).
Baca Juga: Witan Sulaeman Dipinjam Bhayangkara FC? Suporter Persija Jakarta Jakmania Meradang
“Gue juga udah minta untuk dibatalin peminjaman Witan setelah match lawan PSM, sayangnya memang semua perjanjian udah disepakati dan ga mungkin dibatalkan. Peminjaman pemain ga sepihak Pasti ada kesepakatan dan persetujuan dari berbagai pihak, baik itu kedua klub, dan pemain itu sendiri. Yang sering main game fifa pasti tau kok hal kaya begini pas main jd manajer di carrer mode Jadi pemahaman gue, kalau emang Witan ga mau dipinjemin, dia ga akan iyain kesepakatan itu. Tapi sekali lagi, biarkan Persija dan pemain itu yg bicara sendiri seperti apa situasinya,” lanjut Diky.
Dalam kolom komentarnya, Witan Sulaiman merespons pernyataan tersebut dengan nada kesal yang jelas.
"Jangan sok tau!! Dan jangan bikin statement kalau tidak tau apa-apa mending diam!!!" tulisnya dikutip dari akun IG pribadi Witan Sulaiman (12/11/2023).(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas