Suara Denpasar- Perekrutan Witan Sulaeman dari Persija Jakarta ke Bhayangkara FC masih menjadi polemik dikalangan pendukungnya meski dengan status pemain pinjaman.
Pasalnya, Witan bersama Persija Jakarta saat ini dinilai performanya sedang bagus sehingga keputusan tersebut sangat disayangkan.
Bahkan ada pula yang beranggapan perekrutan Witan Sulaeman itu ada unsur pemaksaan seperti yang dilakukan kepada Putu Gede dari Persib Badung.
Pasalnya berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip melalui website resmi klub, persib.co.id, surat tugas Putu Gede ditarik dan bek asal Bali itu kembali ditugaskan untuk memperkuat Bhayangkara FC meski masih terikat kontrak.
Terkait hal itu, Sumardji selaku CEO Bhayangkara Presisi Indonesia FC meluruskan proses peminjaman Witan Sulaeman dari Persija Jakarta.
Menurutnya, bahwa pihak Persija Jakarta lah yang menawarkan winger berusia 22 tahun tersebut kepada Bhayangkara FC. Bahkan tidak hanya Witan melainkan ada satu pemain lainnya juga ditawarkan untuk The Guardian.
“Kalau soal peminjaman Witan, Persija sendiri yang menawarkan kepada kami. Sebetulnya tidak hanya Witan, akan tetapi ada satu pemain lagi yang ditawarkan kepada kami. Tapi akhirnya kami hanya meminjam Witan,” kata Sumardji dikutip Suara Denpasar, Rabu (15/11/2023) melalui website resmi klub, bhayangkarafc.id.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk mendatangkan pemain Timnas Indonesia itu, Bhayangkara FC telah mengeluarkan biaya yang sangat besar.
“Untuk peminjaman Witan, biaya yang kami keluarkan sangat besar. Jadi semua proses pelepasan dengan skema apapun tetap harus ada konpensasinya. Tidak benar jika hanya mendatangkan begitu saja,” tegasnya.
Baca Juga: Gelandang Persebaya Ze Valente Disebut Sudah Deal ke Dewa United
Tercatat pada putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024, Bhayangkara FC sudah mendatangkan 5 pemain sekaligus, dua diantaranya adalah Witan Sulaeman da I Putu Gede Juni Antara. Selanjutnya Zulfahmi Arifin (Singapura), George Blackwood (Australia) serta Arif Satria dari Rans Nusantara FC. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara