Suara Denpasar - Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan perdana menghadapi Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan bermain melawan Irak di Basra pada Kamis (16/11/2023) malam WIB nanti.
Peringkat FIFA keduanya terpaut cukup jauh, Timnas Indonesia bertengger di posisi 145 FIFA, sedangkan Irak di posisi 68 FIFA.
Tak hanya peringkat FIFA yang berbeda, nilai harga pasar tim juga berbeda, harga pasaran Timnas Indonesia saat ini berada pada angka Rp147,74 Miliar, sedangkan Irak dengan nilai Rp167,30 Miliar.
Hal ini diketahui melalui postingan yang diunggah oleh akun Instagram @Transfermarkt.co.id
"Mempunyai skuad yang cukup mentereng, mampukah pasukan STY kejutkan Singa Mesopotamia?" tulis akun tersebut.
Meskipun nilai pasar Timnas Indonesia masih berada di bawah Irak, Suporter Garuda yakin skuad Shin Tae-yong mampu memberi perlawanan Timnas Irak.
"Ranking hanyalah angka, optimis bersama Timnas Indonesia," tulis akun @dwiprstya_ dikutip dari laman komentar postingan Instagram tersebut.
"Saya yakin timnas Indonesia akan berbicara banyak dan akan melakukan perlawanan yang kuat, optimis curi tiga poin," tulis akun @catatan.pena96
Baca Juga: Bukan Kehendak Shin Tae-yong, Dua Punggawa Timnas Indonesia Harus Absen Kontra Irak, Ini Penyebabnya
"Semoga menang Indonesia 2-0 Irak," tulis akun @masmamangtea.(*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan