Suara Denpasar - Shin Tae-yong harus mencoret dua punggawa Timnas Indonesia jelang menghadapi Irak pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dua punggawa Timnas Indonesia tersebut harus absen melawan Irak bukan karena kehendak Shin Tae-yong.
Dua pemain Timnas Indonesia yang harus melewatkan pertandingan menghadapi Irak adalah Egy Maulana Vikri dan Edo Febriansyah.
Dua pemain tersebut tak dapat bermain membela Timnas Indonesia karena terdapat peraturan bahwa bahwa hanya 23 pemain saja yang dapat didaftarkan oleh Shin Tae-yong.
Sehingga, secara terpaksa pelatih asal Korea Selatan tersebut mencoret Egy Maulana Vikri dan Edo Febriansyah.
"Karena hanya diperbolehkan mendaftarkan 23 pemain, Shin Tae-yong memutuskan untuk tidak mencantumkan dua pemain dalam skuad menghadapi Irak, mereka adalah Egy Maulana Vikri dan Edo Febriansyah," tulis akun fanbase Timnas Indonesia @timnasindonesiainfo.
Alih-alih setuju, suporter Timnas Indonesia justru ingin kiper cadangan saja yang ditepikan saat kontra Irak, mengingat Shin Tae-yong membawa tiga kiper, yakni Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan M. Riyandi.
"Kenapa gak kipernya saja ya yang ditepikan?" Tulis akun @michaelnadeak_id.
"Kenapa gak kipernya saja, kan ada tiga kiper tuh," tulis @hery_chenol.(*/Ana AP)
Baca Juga: Sudah Punya Gambaran Kekuatan Irak, Egy Maulana Vikri Percaya Diri Bawa Pulang Hasil Positif
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi