Suara Denpasar - Musibah kemanusiaan masih terus berlanjut menimpa saudara kita di jalur Gaza, Palestina.
Krisis air bersih, internet, makanan, hingga obat-obatan dialami oleh mereka yang terdampak serangan acak oleh Israel itu.
Melihat hal tersebut, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali melepas bantuan kemanusiaan tahap ke-2 untuk masyarakat Palestina di Gaza.
Jika sebelumnya Indonesia telah mengirimkan bantuan dalam bentuk peralatan kesehatan, tenda, hingga selimut, kini bantuan yang dikirimkan tersebut lebih berfokus pada obat-obatan, perlengkapan rumah sakit, dan kebutuhan lainnya.
Hal tersebut mengingat rumah sakit di Gaza kini sangat kekurangan peralatan yang memadai untuk menangani korban yang terkena serangan acak.
Bahkan serangan yang ditujukan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza pun tidak pernah berhenti. Dilansir dari Aljazeera pada Selasa, (21/11/2023), sebuah peluru menghantam lantai dua Rumah Sakit Indonesia, dan menelan korban jiwa sedikitnya 12 orang.
Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementrian Kesehatan Gaza, menyebut ini sebagai bencana. Ia mengatakan staf yang berada di Rumah Sakit Indonesia bersikeras untuk tetap tinggal demi bisa mengobati korban yang terluka.
“Staf Rumah Sakit Indonesia bersikeras mereka akan tinggal untuk merawat yang terluka. Ada sekitar 700 orang, termasuk staf medis dan orang yang terluka, di dalam rumah sakit,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi mereka yang terdampak di Gaza, Presiden Jokowi pada Senin, (20/11/2023) kembali mengirim bantuan ke manusian dari Indonesia untuk Palestina.
Baca Juga: Media Malaysia Sindir Liga 1 Indonesia Karena Wasit Hukum Selebrasi 'Save Gaza'
Bantuan seberat 21 ton itu diketahui telah dikirim dengan menggunakan dua pesawat. Sama seperti tahap pertama, bantuan kloter kedua ini juga akan dikirim melalui Bandar Udara El Arish, Mesir, baru setelahnya akan disalurkan ke Gaza.
Melansir dari laman setkab.go.id Presiden Jokowi mengatakan bantuan yang berasal dari anggaran pemerintah ada sebanyak Rp. 31,9 miliar.
Selain pemerintah, bantuan yang dikirim itu juga datang sektor swasta dan sejumlah organisasi kemanusiaan. Seperti, PT Paragon Teknologi Inovasi, Indonesian Humanitarian Alliance, Kitabisa, Baznas, WeCare, dan yang lain-lainnya.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga menekankan bahwa Indonesia juga akan terus memberikan dukungan politik bagi Palestina.
Hal tersebut bisa dilihat pada Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, yang menjadi salah satu utusan khusus Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan saat ini terus melakukan koordinasi dengan sejumlah negara, untuk mengumpulkan dukungan agar kekejaman di Gaza bisa dihentikan.
“Sekali lagi, saya tegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama mendukung perjuangan bangsa Palestina,” kata Presiden Jokowi, dilansir dari setkab.go.id pada Selasa, (21/11/2023) .
Sementara itu, seruan gencatan senjata masih setia digaungkan oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia melalui media sosial, hingga di banyak negara warga turun ke jalan untuk memberikan dukungannya bagi Palestina. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan