Suara Denpasar - Sesi FP2 MotoGP Valencia yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo menjadi arena pertarungan mental antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin.
Kedua pembalap ini merupakan kandidat juara dan akan memperebutkan posisi puncak klasemen dalam balapan terakhir musim ini di MotoGP Valencia.
Meski harapan Jorge Martin untuk mengamankan juara dari tangan Bagnaia terbilang tipis, semua masih mungkin terjadi mengingat masih ada 37 poin yang bisa diperebutkan.
Tak heran jika persaingan sengit keduanya sudah tercium sejak gelaran Free Practice. Hanya saja dalam hal ini, Jorge martin terlihat lebih mengungguli Bagnaia.
Sesi latihan ini akan menentukan siapa yang bisa lolos otomatis ke Q2, dan siapa yang harus jalani Q1 terlebih dahulu.
Dalam latihan bebas yang digelar pada Jumat (24/11/2023) juara bertahan, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), dalam masalah besar usai tak dapat mengamankan tiket Q2.
Sebaliknya sang rival, Jorge Martin (Prima Pramac Racing) melaju mulus dalam FP2 dengan Maverick Vinales (Aprilia Racing) berada di posisi teratas.
Pemenang GP Qatar, Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing MotoGP) membuka jalannya sesi FP2 dengan menduduki posisi puncak.
Diggia berhasil memperbaiki catatan waktu ketika dalam waktu bersamaan saat empat pembalap alami kecelakaan dalam insiden yang berbeda, yakni Aleix Espargaro, Marco Bezzecchi, Augusto Fernandez, serta Alex Rins.
Baca Juga: Kembali Viral, Momen BJ Habibie dan Presiden Palestina Jadi Sorotan, Meninggal Karena Diracun?
Mendekati pertengahan Practice, Di Giannantonio masih memimpin. Namun, kemudian posisinya digeser oleh Marc Marquez (Repsol Honda Team).
Martin sempat merangsek ke posisi teratas, tetapi Vinales yang justru tampil menonjol. ‘Top Gun’ menorehkan 1 menit 29,392 detik yang merupakan rekor lap baru, sekaligus mematahkan catatan waktu milik Jorge Lorenzo di Valencia pada 2016 silam (1 menit 29,401 detik).
Ketegangan meningkat pada 15 menit menjelang akhir sesi. Bagnaia dan Martin yang hendak keluar menuju lintasan terpaksa kembali ke garasi masing-masing karena Red Flag (bendera merah) dikibarkan Marshal menyusul insiden kecelakaan Jack Miller.
Saat sesi dilanjutkan, di sinilah dimulainya adu mental yang melibatkan duo penantang gelar juara MotoGP musim ini.
Martin membuntuti Bagnaia di sepanjang lintasan Sirkuit Ricardo Tormo. Bahkan terus berlanjut hingga menit-menit akhir Practice.
Tekanan itu nampaknya cukup memengaruhi Pecco. Ia gagal lolos otomatis ke Q2 setelah waktu lap miliknya dibatalkan karena Yellow Flag (bendera kuning), membuatnya hanya P15.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan