/
Sabtu, 25 November 2023 | 09:30 WIB
Kembali Viral, Momen BJ Habibie dan Presiden Palestina Jadi Sorotan, Meninggal Karena Diracun?

Suara Denpasar - Momen BJ Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia bertemu Presiden Palestina Yasser Arafat jadi sorotan.

Presiden Habibie dikenal sebagai pemimpin Indonesia yang membuka gerbang demokrasi melalui kebebasan pers usai ia mendapatkan jabatannya.

Sosok yang dikenal sangat cerdas dan pintar itu menjadi presiden usai Soeharto mundur dari jabatannya atas desakan para pejuang reformasi.

Sedangkan Yasser Arafat merupakan Presiden Palestina, ia berjuang sebagai pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO sejak tahun 1969, kemudian wafat pada tahun 2004.

Momen Pertemuan BJ Habibie dan Yasser Arafat

Momen pertemuan kedua tokoh lintas negara itu kembali jadi sorotan di sosial media, salah satunya diunggah oleh akun instagram @utsmaniyyahmedia, sebagaimana dikutip Suara Denpasar pada Jum'at, (24/11/2023).

"Momen ketika BJ Habibie bertemu dengan Presiden Palestina Yasser Arafat," tertulis pada foto postingan tersebut.

"Indonesia selalu menjadi sahabat sejati Palestina," tulis pemilik akun pada caption postingan itu.

Foto momen kedua tokoh itu menjadi sorotan, bahkan banyak warganet yang membanjiri kolom komentar.

Baca Juga: Posting Toilet Aestetik, Erick Thohir Dirujak Warganet soal Rumput Jakarta International Stadium (JIS)

Beberapa dari mereka membahas soal Yasser Arafat yang diduga meninggal akibat diracun.

"Sungguh kasihan kematian bapak Yasser Arafat, dinyatakan karena diracun. Walohu'alam," komentar akun @me.willy74.

"Dia meninggal karena diracun," ungkap akun @rinisusilawaty.

Apakah Benar Yasser Arafat Meninggal Diracun?

Dikutip dari Suara.com, pada tahun 2013 sempat ada penelitian dari tim ahli forensik Swiss, Prancis dan Rusia terkait kematian sang tokoh Yasser.

Tim dari Swiss menemukan racun pada tulang rusuk Yasser Arafat, penemuan yang sama juga diungkap oleh tim ahli forensik Prancis, sedangkan Rusia menilai Yasser meninggal secara alami tanpa diracun.

Load More