Suara Denpasar- Kasus pengeroyokan petugas Satpol PP Kota Denpasar masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Bagaimana tidak, pengeroyokan petugas Satpol PP itu terjadi tepat setelah ditertibkannya 33 orang perempuan PSK di kawasan Danau Tempe, Sanur.
Sekelompok orang tidak dikenal yang berjumlah sekitar 25 orang mendatangi kantor Satpol PP Denpasar dan langsung melakukan penyerangan dan pengerusakan. Setelah aksi selesai, kelompok orang tidak dikenal itu pergi, dan bersamaan dengan mereka, 33 orang perempuan PSK yang telah ditertibkan tadinya itu juga ikut menghilang.
Akibat insiden tersebut, lima orang petugas Satpol PP harus mengalami luka-luka pada tubuhnya. Bahkan tiga orang dari mereka harus dirawat di rumah sakit.
Mengetahui hal itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara pun segera mengambil tindakan dengan melibatkan Tim Yustisi untuk menertibkan kawasan Danau Tempe. Hal itu juga dilakukan sebagai tindak tegas terhadap pelaku pengeroyokan. Selain itu, penertiban dilakukan mengingat kawasan Jalan Danau Tempe yang disinyalir menjadi tempat prostitusi.
Perihal penertiban ini terungkap dalam pertemuan Walikota Jaya Negara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Denpasar, pada Selasa, 28 November 2023 di Kantor Walikota Denpasar.
Untuk itu, Pemkot Denpasar beserta Forkopimda, Majelis Desa Adat (MDA), dan Forum Perbekel/Lurah Kota Denpasar telah menandatangani Komitmen Bersama tentang Menjaga dan Memelihara Keamanan dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Terhadap Aparatur Pemerintah dan Fasilitas Umum di Kota Denpasar.
Sementara itu, sudah ada empat orang pelaku yang diduga ikut menjadi dalang pengeroyakan yang telah berhasil diamankan aparat. Adapun inisial dari para pelaku yakni, NK, NS, UIT dan HR. Hingga saat ini keempat pelaku telah diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar, untuk proses penyidikan lebih lanjut. (*/Dinda)
Baca Juga: Eks Persebaya Sho Yamamoto Akhirnya Dapat Klub, Resmi Gabung Persis Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menanti Taji BPKP: Saat Prabowo Mulai Bersih-Bersih Rumah Birokrasi
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
23 Tahun Mengabdi, Real Madrid Resmi Lepas Dani Carvajal pada Akhir Musim
-
The Padel Studio Hadirkan Court Kelas Dunia Pertama di Indonesia
-
Sinopsis The Invisible Man: Ancaman Kasat Mata Jadi Nyata, Lagi Tayang di Netflix
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Manga GIGANT Karya Hiroya Oku Resmi Diadaptasi jadi Film Anime Layar Lebar