Suara Denpasar - Justin Quincy Hubner telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah melewati serangkaian proses naturalisasi. Acara pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan Republik Indonesia dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DKI Jakarta pada Rabu (6/12).
Pemain yang lahir pada 14 September 2003 ini merupakan bagian dari sejumlah pemain keturunan Eropa yang telah dinaturalisasi oleh PSSI, termasuk Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Rafael Struick. Proses naturalisasi mereka telah melewati persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta dan mendapatkan tanda tangan dari Presiden Jokowi melalui Keppres.
Justin Hubner memiliki darah Indonesia melalui kakeknya, Ferdinand Rudolf Hubner, yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 11 Agustus 1948. Saat ini, Justin bermain di liga Inggris bersama Wolverhampton Wanderers.
Setelah resmi menjadi WNI, Justin Hubner menyampaikan kebahagiannya. Dengan antusias, ia menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Indonesia. Justin mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PSSI dan pemerintah Indonesia. Dia menyatakan keterbukaannya untuk segera bergabung dengan timnas Indonesia dalam pemusatan latihan.
"Saya juga sudah tidak sabar bermain bersama Indonesia. Laga terdekat tentu bermain di Piala Asia 2023 di Qatar. Semoga kami dapat meraih prestasi terbaik di ajang tersebut dan ingin membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang" tambahnya.
Usai acara pengambilan sumpah, Justin Hubner melanjutkan proses administratif dengan mengunjungi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta kantor Imigrasi untuk mengurus KTP dan paspor.
Sementara itu, di postingan Instagram pribadinya, eks Centre-Back Wolverhampton Wanderers tersebut mendapat banyak kesan positif dari netizen yang terlihat memenuhi kolom komentar.
“jangan lupa hapalin lagu Indonesia Raya, tinnn. Kita tunggu penampilan terbaikmu bulan depan” tulis akun Instagram @currently_m00d
“Tak sanggup menunggu Hubner pakai ban kapten di timnas, cekeren itu” komentar akun @andrea_likerindonesia (Rizal/*)
Baca Juga: Pembangunan Hunian Sementara Pengungsi Tumpuk di Ponorogo Terkendala Hujan dan Pekerja
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Diprotes Netizen Gara-Gara Kerap Pamer Kemesraan dengan Wanita Cantik, Diminta Segera Klarifikasi
-
Netizen Sentil Balik Anggota DPR RI Usai Putra Nababan Meminta PSSI Ajari Calon Naturalisasi Sopan Santun: Gila Hormat
-
Susul Ivar Jenner, Justin Hubner SAH jadi WNI, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala Asia?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi