Suara Denpasar - Viking FK melalui laman resminya telah mengumumkan hengkangnya bek kiri andalan mereka dan timnas Indonesia, Shayne Pattynama.
Pemain keturunan Belanda tersebut bergabung dengan Viking FK sejak tahun 2021 setelah hengkang dari klub asal Belanda Telstar.
Selama berseragam Viking FK, Shayne Pattynama mencatatkan pencapaian penting. Salah satunya adalah dengan bergabung sebagai pemain naturalisasi Indonesia.
Berikut serangkaian fakta menarik Shayne Pattinama setelah meninggalkan Viking FK melansir Suara.com, antara lain:
1. Dirumorkan Bakal Bermain untuk Tim Asia
Usai resmi hengkang dari Viking FK, Shayne Pattynama dirumorkan akan menjajal kompetisi di Asia. Jika rumor tersebut benar, itu artinya bek kiri andalan timnas Indonesia tersebut akan mengakhiri karirnya di kompetisi Eropa.
Perlu diketahui, bahwa Viking FK saat ini bermain di divisi liga utama Norwegia.
Belum bisa dipastikan klub mana yang akan menggunakan jasa Shayne Pattynama. Meski begitu sang pemain menyebut dirinya masih ingin melanjutkan karirnya di kompetisi Eropa.
2. Harga Shayne Pattynama Naik 2 Kali Lipat
Baca Juga: Jelang Laga Persib vs Persik, Bojan Hodak Waspadai Tim Lawan: Siap Amankan Tiga Poin
Dikutip dari Transfermarkt, nilai transfer Shayne Pattynama hanya berkisar Rp 5,21 miliar saat baru bergabung dengan Viking FK.
Setelah 2 tahun berseragam Viking FK dan menjadi pemain naturalisasi timnas Indonesia, nilai transfer Shayne Pattynama sekarang naik 2 kali lipat.
Kini nilai transfer pemain berposisi bek kiri tersebut berkisar Rp 10,43 miliar.
3. Sudah Bermain dalam 100 Lebih Laga Bersama Viking FK
Melansir laman resmi Vikingfootball, direktur olahraga Viking FK, Erik Nevland, menyebutkan bahwa pemain berusia 25 tahun itu telah memainkan 100 laga bersama Viking FK.
Selama berseragam Viking FK, Shayne Pattynama telah membantu klub tersebut meraih posisi 3 atau perunggu di tahun 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga