Suara Denpasar - Meski intensitas hujan di Kabupaten Ponorogo cukup tinggi namun sejumlah dukuh di Bumi Reog masih terkendala air bersih untuk kebutuhan Sehari hari.
Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Ponorogo, Agung Prasetyo menuturkan bahwa pihaknya masih melakukan droping air ke 6 titik yang tersebar di 4 Kecamatan di Ponorogo
Ke 6 titik tersebut antara lain di Dusun Jenggring, Kecamatan Slahung, Dusun Pangkal Kecamatan Sawoo, dusun Klatakan Bungkal, dusun besok dan dusun wates Kecamatan Slahung.
"memang masih ada pengiriman air bersih untuk warga yang terdampak. Akibat Musim kemarau, titik nya ada 6 di sejumlah kecamatan" ungkapnya ditulis Selasa (12/12)
Ia menjelaskan bahwa ke 17 dukuh tersebut hingga saat ini sumber air bersih yang menunjang kegiatan warga masih belum mengeluarkan air. Seperti di karangpatihan, Krebet dan sidowayah
"memang musim hujan sudah terjadi di titik tersebut, namun sumber air bersih masih belum bisa mencakup seluruh warga" tegasnya
Meski masih melakukan droping air bersih, dampak hujan memang cukup membuat kendala. Bagi petugas di lapangan
Agung menekankan bahwa selain jalur yang licin, petugas juga harus ekstra hati hati untuk membawa mobil air bersih ke lokasi titik.***
Baca Juga: Gawat! Pengungsi Rohingya Sudah Masuk Sampai Atambua Perbatasan Indonesia-Timor Leste
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123