Suara Denpasar - Gawat, 8 orang pengungsian Rohingya diamankan Aparat Kepolisian Resort Belu, Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (10/12).
Mereka diamankan di rumah seorang warga bernama Kornelis Paebesi di Dusun Fatubesi, Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT, yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
Parahnya, walaupun tidak bisa berbahasa Indonesia namun 8 orang pengungsi Rohingya ini mengantongi KTP palsu dari Kabupaten Belu, Kabupaten Sikka dan Kota Kupang.
Polisi sedang mendalami siapa otak dibalik penyediaan KTP palsu serta kepada para WNA Bangladesh itu.
Saat ini mereka sudah dilimpahkan ke Kantor Imigrasi Atambua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Kantor Imigrasi Atambua Indra Maulana Dimyati mengatakan 8 orang itu sementara ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Atambua dan akan dikirim ke Rudenim Kupang.
"Menurut pengakuan mereka, paspor mereka ditahan di Malaysia dan masuk ke Indonesia secara ilegal," ujar Indra Maulana dikutip dari Antara, Selasa (12/12/2023).
Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kedelapan orang itu masuk ke wilayah Indonesia secara ilegal. Status mereka bukan imigran tetapi sebagai WNA sehingga perlu dideportasi.
"Namun pada intinya mereka ini bukan Imigran tetapi statusnya sebagai WNA," tandasnya.(*/Ana AP)
Baca Juga: Tak Hanya Presiden Jokowi, Prabowo Subianto Diminta Datang ke Aceh Urus Permasalahan Rohingya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Review Drama Korea As You Stood By: Sulitnya Keluar dari Hubungan Toxic
-
Review Serial From Season 4: Malam yang Penuh Teror di Kota yang Terkutuk!
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya