Suara Denpasar – Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang berpasangan dengan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD berbicara masalah pemberantasan korupsi di debat perdana Capres-Cawapres yang dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia pada Selasa (12/12/2023) malam kemarin.
Secara tegas Ganjar mengatakan akan memberi hukuman yang tegas kepada koruptor yang merugikan negara merasa ketar-ketir.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyebut memiskinkan koruptor tidak memberi efek jera atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan.
Jika terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8, Ganjar akan menerapkan hukuman yang tegas bagi koruptor dengan dijebloskan ke penjara kelas berat, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah.
“Untuk pejabat yang korupsi bawa ke Nusakambangan agar bisa punya efek jera bahwa ini bukan main-main,” tegas Ganjar, Rabu (13/12/2023).
Berdampingan dengan Mahfud MD yang memiliki track record sebagai begawan ilmu hukum dan memiliki catatan panjang sebagai mantan hakim Mahkamah Konstitusi dan saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Ganjar menilai hadirnya Undang-Undang Perampasan Aset akan mendukung kebijakan hukum tegas terhadap koruptor.
Pihaknya pun berjanji akan segera menyelesaikan Undang-Undang Perampasan Aset untuk memberikan efek jera kepada koruptor jika pasangan nomor urut 3 terpilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
-
Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi
-
Menguliti Persepsi tentang Cinta di Novel Gege Mengejar Cinta
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Standar Meja Makan Lebaran dan Tekanan Sosial Perempuan
-
Suporter PSM Makassar Dilarang Keras Datang ke Ternate