Suara Denpasar - Pada Minggu (24/12/2023) Manchester United bertandang ke kandang West Ham. Dalam laga itu, Erik ten Hag menurunkan bek muda bernama Willy Kambwala.
Krisis bek tengah karena banyaknya pemain di posisi tersebut yang cedera membuat Erik ten Hag harus memutar otak untuk memilih siapa bek tengah yang akan diturunkan di laga tersebut.
Manchester United nyaris kehilangan semua stok bek tengah mereka. Melansir laman premierinjuries, klub berjuluk Setan Merah itu telah kehilangan Lisandro Martinez, Victor Lindelof, Raphael Varane dan Harry Maguire.
Akhirnya saat laga melawan West Ham, Erik ten Hag mau tak mau harus menurunkan Jonny Evans dengan Willy Kambwala.
Melansir Manchestereveningnews, Willy Kambwala sendiri telah bergabung bersama Manchester United sejak tiga tahun yang lalu ketika usianya baru 16 tahun. Manchester United mendatangkannya dari klub Liga 2 Sochaux dengan mahar 3,5 juta poundsterling.
Pemain berpaspor Prancis itu masuk sebagai rencana jangka panjang Manchester United untuk mengisi posisi bek tengah.
Kambwala bahkan sudah sempat berlatih bersama tim senior sejak musim lalu selama krisis cedera yang menimpa Manchester United.
Memiliki tinggi sekitar 192 cm, Willy Kambwala punya kemampuan teknis yang mumpuni. Bahkan dia dinilai tinggi di Prancis.
Ketika berusia 16 tahun, dia menjadi kapten tim Prancis U17 yang penuh dengan pemain menjanjikan. Kambwala adalah bek yang kuat, mampu mengoper bola dari belakang dan punya kemampuan untuk mengeksekusi tendangan sudut dan bola mati.
Baca Juga: Liverpool dan Arsenal Berbagi Poin di Liga Premier, Klopp Berterima Kasih ke Anfield
Kecepatannya, kepercayaan dirinya dalam menguasai bola, dan bakatnya membuatnya menonjol di antara bek tengah modern. Dia bisa menjadi solusi jangka panjang untuk masalah terkini United di posisi ini.
Meski pada akhirnya Manchester United harus takluk dengan West Ham dengan skor 2-0, pengalaman bermain di tim utama akan menjadi pengalaman berharga bagi Willy Kambwala. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU