/
Rabu, 13 Juli 2022 | 19:11 WIB
Istimewa

Depok.suara.com, Proses puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sudah selesai. Seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah Al-Mukarramah dan kemudian mereka akan menjalani ibadah Thawaf Ifadlah di Masjidil Haram.

Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif, mengatakan, proses operasional penyelenggaraan ibadah haji kini memasuki fase pemulangan.

Khususnya, kata Khanif, bagi jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama. proses pemulangan jemaah haji akan mulai dilakukan pada, Jumat, 15 Juli 2022.

“Ada enam kloter yang akan pulang ke Tanah Air dari Makkah Al-Mukarramah," kata Khanif, seperti dikutip dari laman resmi kemenag.

Enam kloter tersebut, lanjut Khanif, masing-masing kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1), Padang (PDG 1), Jakarta – Bekasi (JKS 1), dan Jakarta – Pondok Gede (JKG 1). 

"Kemudian disusul kloter kedua Embarkasi Solo (SOC 2) dan Jakarta - Bekasi (JKS 2)," terangnya.

Lebih lanjut Khanif menuturkan, jemaah SOC 1 menjadi yang pertama diberangkatkan dari hotel mereka di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. 

Mereka dijadwalkan terbang ke Tanah Air pada pukul 05.10 waktu Arab Saudi (WAS).

“Aturan pemberangkatan, jemaah sudah diberangkatkan delapan jam sebelum jadwal penerbangan. Jadi SOC 1 dimungkinkan akan diberangkatkan pada Kamis malam Jumat," tuturnya.

Baca Juga: Tunggu Komitmen Negeri Jiran, Indonesia Hentikan Sementara Pengiriman PMI ke Malaysia

“Rencananya, keberangkatan jemaah akan dilepas dari hotel di Makkah oleh Delegasi Amirul Hajj. Menag akan melepas dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah," tambahnya.

Saat ini, kata Khanif, pihaknya akan memulai proses penimbangan koper bagasi jemaah haji Indonesia. Penimbangan kali pertama akan dilakukan di Hotel Kiswah-Jarwal, tempat jemaah asal Embarkasi Solo (SOC).

“Proses pemeriksaan dan penimbangan dilakukan H-2 dari jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Bandara Jeddah. Hari ini kita mulai penimbangan untuk enam kloter pertama, termasuk di Jarwal untuk jemaah SOC,” katanya.

Pemeriksaan untuk memastikan berat maksimal koper bagasi sesuai ketentuan, dan tidak ada barang yang dilarang dimasukkan, termasuk air Zamzam. 

Bersamaan itu, lanjut Khanif, dilakukan proses city check in. Koper bagasi jemaah akan sekalian dibawa. Dan, jemaah sudah mendapatkan boarding pas.

"Dengan sistem city check in, baik orang maupun barang, maka jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan check in di  bandara. Mereka bisa langsung proses imigrasi dan menuju waiting room," katanya.

Load More