Depok.suara.com, Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kota Depok pada Sabtu 16 Juli 2022 pagi mengakibatkan banjir dan memasuki pemukiman warga.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan bahwa berdasarkan laporan dari pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, kejadian ini melanda Kelurahan Sawangan Baru di Kecamatan Sawangan dan Kelurahan Ratu Jaya di Kecamatan Pancoran Mas.
"Akibat peristiwa tersebut, Sebanyak 57 rumah terendam banjir dengan ketinggian berkisar 50-200 sentimeter," katanya dalam keterangan dilaman resmi BNPB.
Lebih lanjut Muhari mengatakan, Sebagai respon cepat, Damkar PB Kota Depok melakukan evakuasi terhadap warga terdampak.
"Melihat kondisi kontur jalan yang terdapat dataran rendah, petugas di lokasi berhasil mengevakuasi 57 KK ke dataran yang lebih tinggi," terbangnya.
Berdasarkan informasi dilapangkan,lanjut Muhari, banjir mulai berangsur surut. Namun demikian, petugas terus melakukan monitoring kenaikan tinggi muka air di lokasi mengingat cuaca masih terpantau mendung.
"Berdasarkan informasi BMKG mengenai peta sebaran hujan Jabodetabek, khususnya wilayah Depok masih berpotensi hujan lebat," kata Muhari.
Karenanya, diharapkan bagi warga lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Salah satunya, warga dapat melakukan pengecekan secara berkala terhadap kenaikan debit air ketika hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Delapan RT di Duren Mekar Depok Terendam Banjir
"Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi ancaman bahaya hidrometeorologi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sejumlah Rumah Kebon Pala Jaktim Terendam Banjir 175 Sentimeter, Warga Belum Mengungsi
-
Penampakan Banjir yang Terjang Babelan Bekasi, Warga Sejak Subuh Evakuasi Barang Berharga
-
BPBD: 92 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai hingga Rob
-
Kali Bekasi Meluap dan Titik Banjir Semakin Meluas, Warga Dievakuasi
-
Bacaan Doa Banjir Agar Cepat Surut dan Artinya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring