Depok.suara.com - Kapolri kini telah menunjuk Kadiv Propam baru yaitu
Irjen Syahardiantono yang menggantikan Irjen Ferdy Sambo.
Adapun sebelumnya Ferdy Sambo dinonaktifkan dari jabatan tersebut sebagai buntut kematian ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang tewas di kediaman sosok eks Kadiv Propam itu.
Kini, Ferdy Sambo dimutasi ke bagian Yanma Polri atau Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Penunjukan Syahardiantono sebagai Kadiv Propam pengganti Ferdy Sambo tertuang dalam Telegram Kapolri ST Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang ditandatangani Kamis (4/8/2022) lalu.
Sebelumnya, Ferdy Sambo telah melalang buana sebagai Perwira Bhayangkara dan mengemban berbagai jabatan hingga tuntaskan segudang kasus besar yang menggemparkan negeri.
Berikut sepak terjang Ferdy Sambo dan jabatan yang pernah diemban sepanjang kariernya di Polri.
Lulus Akpol dan segudang sekolah kepolisian lainnya
Perwira berpangkat Inspektur Jendral Polisi tersebut lulus Akademi Kepolisian pada tahun 1994. Ia disebut memiliki berbagai rekam jejak pendidikan yang lengkap lantaran mengenyam pendidikan di berbagai sekolah kepolisian.
Adapun Ferdy Sambo lulus Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian pada 2003 dan melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia hingga lulus pada 2008.
Baca Juga: Marak Tambang Ilegal, MIND ID: Hampir Seluruh Wilayah RI Ada Ilegal Mining
Tak berhenti di situ, Ferdy Sambo juga mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Sespim Lemdiklat Polri dan lulus pada 2018 lalu.
Jabatan terdahulu Ferdy Sambo hingga jadi Kadiv Propam
Ferdy Sambo telah mengemban berbagai jabatan penting sebelum kini dimutasi ke Yanma Polri.
Tak berhenti di situ, Ferdy Sambo juga mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Sespim Lemdiklat Polri dan lulus pada 2018 lalu.
Jabatan terdahulu Ferdy Sambo hingga jadi Kadiv Propam
Ferdy Sambo telah mengemban berbagai jabatan penting sebelum kini dimutasi ke Yanma Polri.
Tak berhenti di situ, Ferdy Sambo juga mengenyam pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Sespim Lemdiklat Polri dan lulus pada 2018 lalu.
Jabatan terdahulu Ferdy Sambo hingga jadi Kadiv Propam
Ferdy Sambo telah mengemban berbagai jabatan penting sebelum kini dimutasi ke Yanma Polri.Pada masa awal kariernya, Ferdy Sambo menjabat sebagai Kanit Resintel di berbagai Polsek yang tersebar di kawasan Jakarta Timur.
Salah satunya, ia menjabat Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur pada 1997 silam. Dua tahun setelahnya, ia ditunjuk untuk menjabat Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur.
Ferdy Sambo menjabat Kasatreskrim Polres Jakbar pada 2010 hingga ditunjuk menjadi Kapolres Purbalingga dari 2013 hingga 2014.
Berkat kinerjanya, ia kemudian ditunjuk menjadi Wadirkirmum Polda Metro Jaya pada 2015 silam. Pada beberapa tahun setelahnya, ia berhasil menjabat Dirtipidum Mabes Polri.
Irjen Ferdy Sambo sempat menjabat Kadiv Propam sejak 2020 sebelum dinonaktifkan lantaran mencuatnya kasus kematian Brigadir J yang merupakan ajudannya sendiri.
Pernah menangani segudang kasus besar
Sepanjang kariernya, Irjen Ferdy Sambo berhasil meringkus berbagai kasus besar yang pernah menggemparkan negeri.
Ferdy Sambo yang kala itu berpangkat AKBP berhasil meringkus teroris Sarinah pada 2016 bersama Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian.
Masih berpangkat AKBP, Ferdy Sambo selaku Wadirkrimum Polda Metro Jaya turut mengungkap pembunuhan Mirna Salihin yang diduga diracun menggunakan sianida oleh sahabatnya sendiri, Jessica Kumala Wongso.
Ferdy Sambo kemudian naik pangkat hingga Brigjen dan berhasil mengungkap kasus kebakaran Kejagung pada Agustus 2020 silam.
Kini dimutasi ke Yanma Polri
Jabatan terkini Ferdy Sambo adalah sebagai Pati Yanma Polri. Divisi kepolisian tersebut bertugas langsung di bawah Kapolri dalam urusan pengelolaan Markas.
Tugas-tugas yang kini diberikan kepada Ferdy yakni berada dalam seputar pemeliharaan fasilitas markas seperti sarana prasarana dan sarana angkutan.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Motorola Luncurkan Program Beta Android 17 untuk Moto Edge 2025 dan G57
-
Cara Membuka Pola HP yang Lupa, Lengkap dan Mudah Dipahami
-
Maarten Paes Bantah Jordi Cruyff Sosok Penentu Kepindahannya ke Ajax
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
Calvin Verdonk Ukir Sejarah Usai Lille Berhasil Lolos ke 16 Besar Liga Europa
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?