/
Senin, 08 Agustus 2022 | 15:01 WIB
Potret (Depok/AH/EP)

Depok.suara.com, Keluarga almarhum Akseyna Ahad Dori alias Ace mahasiswa UI yang ditemukan meninggal di situ Kenanga UI pada 7 tahun lalu melayangkan protes terhadap surat yang dikeluarkan Kompolnas

Orang Tua Akseyna Marsekal Pertama TNI (Purn) Mardoto, dalam siaran persnya mengatakan, usaha pengungkapan kasus kematian anaknya Ace terkesan mundur, tak berkembang.

Adapun surat dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang disampaikan untuk keluarga Akseyna intinya berisi pihak penyidik dari kepolisian masih melakukan usaha mengungkap penyebab kematian mahasiswa UI tersebut.

Surat itu dikirim oleh Kompolnas sejak 6 Juli 2022, namun baru diterima pihaknya pada 2 Agustus 2022 karena kesalahan dalam penulisan alamat rumah Akseyna di Sleman, Karawang, Jawa Barat. Padahal Jogja.

"Kami enggan menaruh curiga atas kesalahan alamat pengiriman surat tersebut, tapi dirinya hanya menyayangkan sikap Kompolnas yang tidak teliti terhadap pengiriman surat penting seperti ini"katanya.

Sebab, dalam surat tersebut tertulis, apabila surat tidak berbalas selama 30 hari sejak dikirim, maka pihak keluarga dianggap menyetujui isi surat.

Adapun intinya pihak keluarga diminta menunggu proses yang sedang dilaksanakan pihak kepolisian, namun entah sampai dimana prosesnya.

"Setelah surat itu kami terima, langsung kami berikan balasan tertanggal 4 Agustus 2022, yang intinya keberatan dengan klarifikasi yang dilakukan Kompolnas," ucap Mardoto.

Dalam suratnya, Mardoto menegaskan, klarifikasi yang dilakukan oleh Kompolnashanya mengulang pernyataan awal soal masih dicarinya penyebab kematian Akseyna.

Baca Juga: Keren! Ambu Anne Kerahkan 201 Mobil Pejabat Jemput Jemaah Haji Purwakarta

Seharusnya, menurut dia difokuskan kepada siapa pelakunya dan apa motifnya.

"Bukan mengulang-mengulang pada hipotesis awal yang tidak berdasar," ujarnya

Dia pun masih berharap, pihak Kompolnas sebagai pengawas Polri dapat lebih serius melakukan tugasnya dalam mendorong pihak kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan sang anak.

"Kami keluarga Akseyna berharap Kompolnas sebagai pengawas Polri untuk melakukan klarifikasi ulang pada Polda Metro Jaya dan Polres Depok secara lebih akurat, detail dan lengkap terhadap penyelidikan kasus anaknya,"katanya.

Load More