/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:55 WIB
Band Progressif Rock Dream Theater kembali konser di Indonesia (Gambar/instagram/@dreamtheaterofficial)

Depok.suara.com -  Gelaran konser grup musik rock asal Amerika Serikat Dream Theater bertajuk Top of The World Tour diadakan di Stadion Manahan Solo, Jateng. 

Konser bertaraf internasional yang digelar yang akan digelar pada 10 Agustus 2022 tersebut diharapkan akan memberikan penyegar rasa dahaga fans setelah selama dua tahun vakum karena pandemi.

Sebelumnya Dream Theater diketahui telah melakukan konsernya di Indonesia sebanyak 4 kali. Dua kali di Jakarta, Kemayoran dan Senayan Serta 2 kali di DIY yang bertajug Jogjarockarta tahun 2017 yang menggelar konser 2 hari secara beruntun.  

Guna mendukung acara konser Dream Theater sejumlah penerangan akan dipasok oleh 3 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) 100 kilovolt ampere (kVA) dan 80 kVA, 5 unit genset 500 kVA dan 250 kVA, unit gardu bergerak, dan 3 unit kabel bergerak.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah DI. Yogyakarta M. Irwansyah Putra mengatakan pasokan daya di sistem kelistrikan Jateng-DIY yang menaungi wilayah Solo dalam kondisi aman. 

Sementara perkiraan kebutuhan listrik untuk konser band Dream Theater hanya sebesar 1,5 MW.

“Kami telah memiliki skema-skema khusus untuk mem- backup event-event besar seperti ini. Sehingga ke depannya kami harap EO tidak ragu lagi menjalin kerja sama dengan PLN. Karena PLN mampu menyediakan suplai listrik yang andal dan murah,” tutur Irwansyah dilansir dari PLN Mobile. 

Founder Rajawali Indonesia, Anas Alimi, selaku Event Organizer (EO) konser Dream Theater di Solo menyampaikan kegembiraannya sebab, dukungan PLN yang bisa menyuplai listrik dengan harga murah. 

Setelah pandemi ini memang banyak sekali konser-konser yang akan digelar di berbagai daerah di Indonesia. 

Baca Juga: Baru Diresmikan, Pintu Masuk Sky Walk Rawa Kalong Ditutup Tanpa Pemberitahuan

Harapannya PLN bisa masuk pada pasar tersebut sehingga membantu ekonomi masyarakat bangkit kembali.

“Waktu pertama ditawarkan saya termasuk orang yang kaget, karena ternyata suplai dari PLN jauh lebih murah daripada kita pakai genset. Jadi saya pikir kalau PLN masuk pada industri ini akan sangat membantu teman-teman EO dan promotor,” tutur Anas Founder Rajawali Indonesia.

Lebih lanjut Anas menyampaikan bahwa, event konser bertaraf internasional ini mampu menjadi stimulus bangkitnya perekonomian masyarakat. 

“Jadi memang 70 persen penonton besok dari luar kota sehingga hotel-hotel di Solo penuh. Harapan kita music tourism bisa menggeliat dan menggerakkan sektor yang lain termasuk kuliner khas dari kota Solo,” Jelas Anas. 

Dalam konser ini nantinya juga akan dimeriahkan oleh tenant-tenant yang menyajikan beragam kuliner khas Solo. 

Hal ini diharapkan menjadi multiplier effect dengan memberi ruang untuk bisnis kuliner Solo dapat kembali bangkit dan berkembang.*

Load More