Depok.suara.com - Baru-baru ini salah satu dukun tampak menantang Pesulap merah untuk adu tembak dan bahkan melaporkan Pesulap Merah ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Nama Pesulap Merah atau Marcel Radhival saat ini sedang naik di sosial media usai keberaniannya membongkar beberapa rahasia yang sering digunakan dukun dalam membohongi kosumennya.
Lewat video yang diunggah oleh akun TikTok @salimjindanalhabsyi yang diketahui sebagai orang yang melaporkan Pesulap Merah, dirinya tampak membeberkan alasan mengapa sampai melaporkan Pesulap Merah ke pihak berwajib.
"Beliau menantang katanya tidak adanya anti tembak. Beliau mengatakan bohong, pakai trik. Nanti boleh pistol dari anda boleh tembak saya nanti. Dan juga buat Marcel, jika beliau tertipu dengan dukun-dukun, jangan menggunakan kata dukun! Berarti semuanya, pakailah kata oknum, oknum dukun," ucap pria berbaju kaos hitam yang diketahui adalah dukun.
Salah satu dukun tersebut terlihat cukup kesal karena Pesulap Merah menyebut tidak ada dukun anti tembak, sehingga sebagai pembuktian dukun itu lewat pengacaranya lantas menantang Pesulap Merah untuk adu tembak dengan sang dukun.
"Jadi Marcel ini kita tantang untuk adu tembak. Jadi Marcel kekuatannya seberapa, ambil tembakan darimana pun, pistol dari siapapun. Marcel berdiri disebelah, ganti-gantian tembak-tembakan. Mau dia duluan gak masalah. Itu tantangan dari para dukun," ujar seorang pria menggenakan setelan jas yang diduga adalah pengacara dari para dukun.
Mereka menyebutkan, ingin membuktikan bahwa anti tembak benar adanya dengan nantinya akan melakukan tantangan tersebut secara live atau langsung agar bisa disaksikan oleh publik.
Sebagai penutup, sang pengacara berpesan agar Pesulap Merah mempersiapkan dirinya untuk dipenjara setelah laporan yang telah dibuat.
Unggahan tersebut lantas viral, banyak netizen yang tampak penasaran dan berharap Pesulap Merah dapat memenuhi tantangan sang dukun demi memberikan pembuktian.
@Pesulap Merah Indonesia tuh ditantang tuhhh. Makanya jangan menyamaratakan cel cel," ujar @daf****
Baca Juga: Video Viral Bayi Usia 5 Bulan Ikut Wisuda di Universitas Sulsel Gantikan Ibunda yang Meninggal Dunia
"@pesulap merah coba berani tidak di tantang tuh," tambah @jok****
"bang pas pengetesannya live ya, biar kami bisa nonton, ayo ayo ayo...," tulis @fra****
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu