Depok.suara.com - Belum usai masalah pembunuhan berencana Brigadir J, kini kepolisian harus menghadapi isi konsorsium 303 yang menyeret beberapa nama jenderal, termasuk Irjen Ferdy Sambo.
Pada rapat Komisi III DPR yang mengundang lembaga negara terkait. Isu bisnis haram di tubuh Polri itu pun menjadi pembahasan.
Dalam rapat itu, Mahfud MD pun sempat dicecar pertanyaan oleh anggota Komisi III terkait kebenaran isu tersebut. Ketua Kompolnas ini dianggap mengetahui perihal kebenaran informasi tersebut.
Mahfud MD diminta untuk memberikan klarifikasi agar isu itu tak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat. Namun Mahfud MD dengan tegas menjawab tak mengetahui perihal kebenaran informasi itu.
"Itu saya betul-betul gak tahu. Saya baru dengar itu tanggal 18,” katanya.
Mahfud MD pun diminta DPR untuk menyampaikan rekomendasi atau masukan ke pemerintah terkait bergulirnya isu yang mencoreng citra Polri itu. Mahfud mengaku sementara belum memiliki saran terkait itu. Sebab bergulirnya isu itu juga belum lama, baru beberapa hari belakangan.
Namun ia sependapat dengan Komnas HAM, dengan tidak menarik pembahasan ke luar perkara pokok yang menjadi prioritas penanganan aparat penegak hukum saat ini dulu, yaitu kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua.
Ia ingin kasus pembunuhan berencana ini diusut sampai tuntas dan terus dikawal sampai proses di pengadilan.
“Agar tidak menarik ke hal lain dulu.Sehingga sepakat tidak bicara ini,”katanya
Baca Juga: Direskrimum Polda Jatim Tangkap Pelaku Investasi Bodong Modus Jual Perumahan di Malang
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar