/
Senin, 22 Agustus 2022 | 22:19 WIB
Choirul Anam, Komisioner Komnas HAM. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Komisi 3 DPR RI mengundang Komnas HAM dalam rapat dengar pendapat pada Senin, 22 Agustus 2022. Pada rapat ini, Choirul Anam, komisioner Komnas HAM, mengungkap siapa sosok yang mengancam akan membunuh Brigadir Yosua.

Komnas HAM melakukan investigasi yang dimulai dari keluarga Brigadir Yosua. Dari hasil investigasi Komnas HAM terhadap keluarga, Komnas HAM mengklarifikasi luka pada foto jenazah Brigadir Yosua dan berbagai hal yang terjadi di Jambi.

Selain mengklarifikasi keluarga, Komnas HAM juga mengklarifikasi pacar Brigadir Yosua, Vera. Dari keterangan Vera, ia dan Brigadir Yosua sempat berkomunikasi pada tanggal 7 Juli 2022.

Dari komunikasi Vera dan Yosua, Komnas HAM mendapat informasi ancaman pembunuhan terhadap Yosua. Pelaku yang mengancam Yosua semula hanya dikertahui sebagai Skuat.

Belakangan, Komnas HAM mengetahui yang dimaksud Skuat adalah Si Kuat, sopir Irjen Ferdy Sambo yang kini berstatus tersangka pembunuhan berencana.

"Kurang lebih kalimatnya begini: jadi Yosua dilarang naik ke atas menemui Ibu P karena membuat Ibu P sakit. Kalau naik ke atas, akan dibunuh," ujar Choirul Anam.

"Ujungnya nanti kita tahu bahwa skuat yang dimaksud itu adalah Kuat Ma'ruf, bukan skuat penjaga ternyata," tambahnya.

Load More