/
Jum'at, 02 September 2022 | 14:21 WIB
Nita Gunawan (Instagram/Nita Gunawan)

Depok.suara.com - Nita Gunawan menceritakan perjalanan spiritualnya yang bahkan sempat diusir oleh keluarganya ketika datang ke Youtube podcast Close The Door, milik Deddy Corbuzier.

Nita Gunawan bercerita kepada Deddy Corbuzier mengenai ceritanya yang memilih berpindah dari agama Islam ke Kristen sejak umur 13 tahun.

"Aku beralih (pindah agama) itu usia 13 tahun," ujar Nita. Tak banyak yang tahu bahwa dara cantik ini terlahir dari keluarga Muslim. Ia menjelaskan bahwa saat sang ayah meninggal dunia, ia sudah memeluk agama Kristen.

"Sejak papa aku meninggal, itu aku sudah (Kristen). Jadi, orang tua aku Muslim, kakak aku Muslim, adik aku Muslim," jelas Nita.

Dirinya mengungkapkan bahwa keinginannya untuk berpindah dari agama Islam ke Kristen karena sebuah mimpi. Hal inilah yang membuatnya hingga kini masih teguh untuk menganut agama tersebut.

Namun Nita Gunawan juga mengungkapkan kesulitan hidup yang dirinya jalani ketika pertama kali memutuskan untuk berpindah agama.  

Saat dirinya memutuskan untuk berpindah agama, ia sempat diusir oleh keluarganya karena hal tersebut bertentangan dengan mereka.

"Aku pernah diusir juga dari rumah. Aku inget usia aku 15 tahun, aku nge-kos," pungkas wanita yang sempat dikabarkan dekat dengan Raffi Ahmad ini. 

Nita juga bercerita bahwa sebelum dirinya memeluk agama Kristen, ia merupakan seorang Muslim yang taat.

Baca Juga: Misi Curi Poin di Kandang Persita, Fabio Minta Madura United Terus Solid

"Karena aku juga dulu sekolah pakai hijab, salat 5 waktu, 6 waktu sama Tahajud, terus umur 13-an aku pindah, gimana kamu kalau jadi orang tua aku?" lanjut Nita.

Karena keluarganya belum bisa menerima, akhirnya Nita memilih untuk tinggal sendiri dengan menyewa kos.

Setelah lulus SMA, Nita lantas mencoba peruntungan di Semarang dengan bermodalkan hidup dari teman kakak iparnya yang bersedia menampungnya.

Nita pun mengungkap dirinya sempat menumpang makan selama 1 minggu di rumah kerabatnya tersebut, sampai akhirnya ia mulai bekerja satu sampai dua kali dalam sehari.

Kegigihannya untuk bekerja pun membuatnya menjadi pagar ayu dan model. Ia pun bersyukur dapat menjalani dua pekerjaan sekaligus untuk dapat membiayai hidupnya sendiri bahkan bisa mengirim uang kepada sang ibu.

"Misalnya pagar ayu terus ikut model, itu dikumpul-kumpulin satu bulan bisa hidup, puji tuhan bisa ngasih mamah aku juga," ujar Nita.

Walau sempat bertentangan dengan keluarganya, Nita mengungkap kini keluarganya telah menerima perbedaan antara mereka dan sering kumpul keluarga saat momen tertentu seperti Lebaran.

"Dulu keluarga aku menentang, tapi sekarang mereka menerima. Sekarang kalau lebaran, aku pasti pulang." jelas Nita.

Sumber: Suara.com

Load More