Depok.suara.com, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Depok berhasil menyita sebanyak 641 botol minuman keras (miras), termasuk narkotika jenis ganja dan sabu hasil operasi selama sepekan.
Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKBP Budi Setiadi mengatakan, sejumlah barang terlarang itu didapati dari hasil operasi atau razia selama sepekan terakhir dengan sasaran, narkotika, miras, dan perjudian.
“Untuk Satnarkoba dan jajaran Polres Metro Depok dalam waktu satu Minggu terakhir berhasil mengamankan 10 orang tersangka,” katanya.
Dia mengatakan, dari tangan para tersangka itu, polisi menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 35,82 gram, sabu 103, 77 gram dan hasil operasi miras sebanyak 641 botol miras berbagai merek dari berbagai wilayah di Kota Depok.
Adapun rinciannya yaitu, 17 botol arak, 14 botol galon miras oplosan isi gingseng, 1 drigen gingseng, dan 14 plastik gingseng.
“Dari total barang bukti yg berhasil kita sita dan kita amankan, dapat menyelamatkan sebanyak 1.278 orang,” terangnya.
Sedangkan untuk penyitaan narkoba jenis ganja seberat 35,82 gram, Budi mengklaim hal itu dapat merusak 35 orang dengan asumsi satu orang mengkonsumsi 1 gram ganja.
"Untuk sabu, 103,77 gram dapat merusak 518 orang dengan asumsi 1 orang mengkonsumsi 0,2 gram.” katanya.
Kemudian miras, sebanyak 641 botol itu diperkirakan dapat merusak 641 orang dengan asumsi satu orang mengkonsumsi satu botol miras.
Baca Juga: Harga BBM Naik Saat Harga Minyak Dunia Turun, Kok Bisa?
Dia menambahkan untuk miras dalam literan pihaknya menyita 42 liter dan itu dapat merusak 84 orang dengan asumsi satu orang mengkonsumsi 0,5 liter miras.
Para pelaku peredaran narkoba dijerat dengan ancaman pidana lima tahun dan maksimal hukuman mati.
"Sedangkan miraskita menggunakan Perda Kota Depok tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol," katanya.
Berita Terkait
-
Belum Juga Ditangkap, Pria Bakar Istri di Depok Masih Berkeliaran, Polisi Ungkap Hal Ini
-
Bukan Hanya Pistol, Kuat Maruf Sudah Siapkan Pisau dari Magelang untuk Habisi Brigadir J? Sosok Bharatu Prayogi Jadi Sorotan Gara-Gara Ini
-
Tersangka Kasus Pencurian Ditemukan Gantung Diri di Ruang Penyidik Polsek Tambaksari
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN