Depok.suara.com - Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Profesor Suteki menyarankan agar sistem kepolisian dilakukan perombakan besar-besaran. Hal ini perlu dilakukan setelah melihat kasus yang membelit Irjen Ferdy Sambo.
Salah satu yang perlu dipikirkan dalam sistem kepolisian yang baru adalah tidak diperlukannya adanya Mabes Polri. Diuraikannya dalam dunia ini ada beberapa sistem kepolisian. Pertama adalah Fragmented system of policing yang dianut Amerika.
Sistem ini merupakan desentralisasi ekstrem karena langsung ditangani polisi di negara bagian. Kedua adalah Integrated system of policing contohnya adalah jepang. Sementara Indonesia menganut sistem ketiga yaitu centralized system of policing.
Sedangkan di Indonesia memiliki kelemahan sistem yang diterapkan yakni cenderung berpihak pada penguasa, kedua, polda-polda itu tidak dapat dukungan dari rakyat, birokrasi yang panjang, dan kurang dapat menyesuaikan situasi dan kondisi masyarakat.
"Kelima rentan terhadap intervensi penguasa dalam hal ini adalah abuse of power dan itu nyata sekarang," kata dia seperti dikutip dari Suara.com.
"Apa yang terjadi pada Ferdy Sambo, adalah menjadi cermin ketika kita menggunakan centralized system of policing buruknya terjadi mafia besar di dalam Mabes," imbuhnya.
Karena itu bila mengadopsi sistem Amerika. Maka dengan sendirinya Mabes Polri harus dibubarkan karena nanti untuk tingkat daerah cukup ditangani oleh Polda.
Sementara untuk kasus-kasus berintensitas tinggi seperti sabotase dan terorisme yang menangani adalah polisi federal atau komisioner.
"Ya kita bikin UU nya kita ubah. Memang reformasi itu harus kita mulai dari konstitusi kita ubah terutama pasal 30, UU kepolisian juga kita ubah. Yang nanti misal ada perkara lintas polda kita membuat sistem interkoneksi," saran dia.
Baca Juga: Harga BBM Naik, Perusahaan Swasta Ini Jual Murah Bensin
"Perkaranya apakah kita mau melakukan reformasi itu atau tidak? Kalau soal bisa, bisa kita lakukan," ujarnya.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik
-
Peringatan May Day di DPR RI, Buruh Desak Perubahan Ketenagakerjaan
-
Pertikaian dan Konflik Kian Menyaru dalam Anime Diabolik Lovers: More Blood
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
Ingat Lagi Momen Mulan Jameela Sembunyikan Kehamilan Safeea: Pakai Cadar hingga Hilang dari Publik
-
Update Tragedi MTsN 1 Bojonegoro: Dua Siswi Jalani Operasi Tulang, Sekolah Tempuh Jalan Damai
-
5 Pilihan Produk Makeup Wardah di Alfamart, Cocok untuk Tampilan Natural Sehari-hari
-
Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh
-
Setiap Proses Harus Kita Nikmati: Membaca Remember Me & I Will Remember You
-
Dari Upah Layak hingga Outsourcing, Ini 10 Tuntutan Buruh Kalbar di May Day