Depok.suara.com - Tidur sangat penting untuk kesehatan tubuh. Kegiatan mengistirahatkan badan ini, menentukan produktifitas yang akan dilakukan selama seharian.
Namun, banyak orang yang justru mengalami kesulitan saat ingin tidur. Kasus tersebut biasa disebut dengan "Insomnia". Bukan malah mengantuk, mereka justru dapat terjaga semalaman tanpa alasan tertentu.
Dilansir dari Healthline, Kamis (8/9/2022), kurang tidur dapat berefek negatif pada banyak bagian tubuh dan otak, termasuk pada fungsi kognitif, ingatan, suasana hati, emosi, serta berbagai fungsi biologis lainnya. Kabar baiknya, terdapat beberapa cara sederhana agar cepat tidur.
Berikut berbagai tips sebagai cara agar cepat tidur bagi yang susah tidur.
1. Gunakan metode pernapasan 4-7-8
Metode 4-7-8 yang dikembangkan Dr Andrew Weil adalah metode pernapasan sederhana yang bisa membuat tenang dan rileks. Metode ini didasarkan pada teknik pengendalian napas yang dipelajari dari yoga, dan terdiri dari pola pernapasan yang merilekskan sistem saraf.
Anda dapat melakukannya kapan saja, baik saat merasa cemas atau stres.
Berikut langkah-langkahnya:
Pertama, letakkan ujung lidah di belakang gigi depan bagian atas. Kemudian, buang napas sepenuhnya melalui mulut.
Baca Juga: NGERI! Kisah Horor Sopir Ojol Antar Penumpang Dibayar Daun
Tutup mulut, dan tarik napas melalui hidung sampai empat detik. Lalu, tahan napas sampai tujuh detik. Setelah itu, buka mulut dan buang napas sepenuhnya melalui mulut selama delapan detik. Ulangi siklus ini sebanyak tiga kali.
Teknik ini dapat membuat tubuh rileks dan merupakan salah satu cara agar cepat tidur.
2. Mengatur jadwal tidur
Tubuh memiliki sistem pengaturan sendiri yang disebut ritme sirkadian. Jam internal ini memberi isyarat agar tubuh bangun di siang hari, dan mengantuk di malam hari.
Mengatur jadwal bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu jam internal tetap teratur.
Setelah tubuh menyesuaikan diri dengan jadwal yang ada, akan lebih mudah untuk tertidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya.
Bagi orang dewasa, tidur yang optimal adalah selama 7 hingga 9 jam setiap malam. Anda juga bisa bersantai selama 30–45 menit di malam hari sebelum tidur. Ini memungkinkan tubuh dan pikiran tetap rileks.
3. Berlatih yoga dan meditasi
Saat sedang stres, beberapa orang cenderung sulit tidur. Berlatih yoga dan meditasi adalah salah satu cara untuk menenangkan pikiran dan merilekskan tubuh. Selain itu, keduanya terbukti meningkatkan kualitas tidur.
Yoga dapat mengatur pola pernapasan dan gerakan tubuh yang melepaskan stres dan ketegangan.
Penelitian tahun 2014 yang terbit di National Library of Medicine menunjukkan, bahwa yoga dapat memiliki efek positif pada kualitas, efisiensi, serta durasi tidur.
Sementara meditasi dapat meningkatkan kadar melatonin dan membantu otak dalam mencapai keadaan tertentu di mana Anda bisa cepat tidur.
4. Hindari tidur siang di siang hari
Biasanya, karena kurang tidur di malam hari, penderita insomnia cenderung mengantuk di siang hari dan sering tidur di waktu ini. Ada beragam pendapat tentang efek tidur siang pada tidur malam hari.
Tapi, beberapa penelitian menemukan, bahwa tidur siang setidaknya 2 jam atau lebih dapat menyebabkan kualitas tidur malam yang buruk bahkan kurang tidur.
Dalam sebuah penelitian tahun 2015 yang meneliti 440 mahasiswa, didapatkan hasil bahwa kualitas tidur malam yang paling buruk diamati pada mereka yang tidur siang tiga kali atau lebih per minggu, mereka yang tidur siang lebih dari 2 jam, dan mereka yang tidur antara jam 6 sore dan 9 malam.
Sebuah studi tahun 2019 yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information menyimpulkan, bahwa tidur siang menyebabkan durasi tidur yang lebih pendek dan efisiensi tidur yang lebih rendah pada siswa sekolah menengah.
5. Mendengarkan musik
Mendengarkan musik secara signifikan dapat meningkatkan kualitas tidur. Bahkan dapat digunakan untuk memperbaiki gangguan tidur kronis, seperti insomnia.
Sebuah penelitian di Alternative and Complementary Medicine tahun 2014 terhadap 24 orang dewasa muda menunjukkan, musik yang tenang membantu tidur lebih nyenyak.
Studi pada 50 orang lainnya mengungkapkan, bahwa mereka yang mendengarkan musik menenangkan selama 45 menit sebelum tidur memiliki tidur yang lebih nyenyak dibandingkan dengan yang tidak mendengarkan musik.
6. Berolahraga secara rutin
Aktivitas fisik seperti olahraga dianggap bermanfaat untuk tidur yang berkualitas, dan merupakan cara agar cepat tidur. Karena, olahraga dapat meningkatkan durasi dan kualitas tidur dengan meningkatkan produksi serotonin di otak, maupun menurunkan hormon stres yang disebut kortisol.
Waktu berolahraga juga penting diperhatikan. Jika ingin memperbaiki kualitas tidur yang optimal, berolahraga di pagi hari disebut lebih baik daripada berolahraga di siang hari
Melakukan olahraga ringan hingga berat saat pagi secara signifikan dapat meningkatkan kualitas tidur. Lakukanlah olahraga yang disukai misalnya berlari, mendaki, bersepeda, dan sebagainya.
7. Hindari menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur
Menggunakan perangkat elektronik hingga larut malam dapat mengganggu tidur. Kegiatan seperti menonton TV, bermain video game, atau menggunakan ponsel dapat membuat Anda lebih sulit tidur nyenyak.
Ini dikarenakan perangkat elektronik memancarkan cahaya biru, yang bisa menekan melatonin. Oleh karena itu, hindari menggunakan peralatan tersebut sebelum tidur.
Tetapi, jika Anda diharuskan untuk tetap bekerja di malam hari dengan menggunakan laptop atau ponsel, Anda dapat menggunakan pelindung mata dari paparan cahaya biru dengan kacamata atau filter layar.
8. Batasi konsumsi kafein
Kafein banyak digunakan orang untuk mengurangi rasa lelah dan merangsang tubuh agar tetap terjaga. Kandungan kafein banyak ditemukan dalam makanan dan minuman seperti cokelat, kopi, soda, hingga minuman berenergi.
Stimulan yang ada di dalam minuman berkafein memengaruhi kualitas, dan durasi tidur.
Meskipun efek kafein berbeda pada setiap orang, sebaiknya tidak mengonsumsinya 6 jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, Anda bisa minum teh yang menenangkan seperti teh chamomile. Ini telah terbukti sebagai cara agar bisa cepat tidur, serta merelaksasi tubuh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur