Depok.suara.com - Game JRPG selalu bisa memanjakan para pemainnya. Gameplay yang seru dan cerita yang menarik menjadi salah satu daya tarik dari JRPG.
Salah satu judul game JRPG paling legendaris adalah Final Fantasy series. Game yang pertama kali dirilis pada tahun 1987 ini merupakan awal mula penggemar JRPG jatuh cinta dengan genre ini.
Saat ini, Final Fantasy sudah mencapai seri ke-15 meskipun sudah banyak banget spin off yang diangkat dari franchise JRPG ini.
Banyak yang bilang kalau Final Fantasy series adalah game JRPG terbaik yang pernah diciptakan. Apa ya alasannya? Simak dalam artikel berikut ya!
1. Grafik yang Memukau
Siapa yang sudah pernah memainkan atau melihat game Final Fantasy XV? Kalau sudah, pasti ada satu hal yang langsung terpikirkan olehmu.
Grafis dalam game ini benar-benar beautiful banget, geng! Mulai dari hal besar hingga hal kecil, semuanya memiliki detail yang sangat realistis.
Tidak cuma FFXV saja, bahkan semenjak Final Fantasy VI di konsol SNES, grafis game ini sudah sangat futuristik dibandingkan zamannya.
2. Scoring yang Menakjubkan
Baca Juga: Interview: Jalan Terjal Gofar Hilman Buat Bangkit Usai Dituding Lecehkan Penggemar
Salah satu elemen penting yang membuat kita terbawa emosi ketika bermain game adalah scoring alias musik pengiring di dalam sebuah game.
Untuk urusan scoring, Final Fantasy memang nggak ada duanya, deh! Alunan musiknya nggak cuma keren tapi juga cocok banget di adegan-adegan dalam game.
Bahkan, soundtrack game Final Fantasy yang dijual secara terpisah dari game-nya pun tetap laris dibeli orang. Banyak game JRPG lain yang memiliki scoring bagus, namun Final Fantasy series adalah yang paling konsisten.
3. Plot yang Selalu Kece
Nah, kalau urusan plot, Final Fantasy selalu mampu menyajikan plot yang dapat membuat kamu jadi terobsesi sama cerita game ini.
Meskipun plot dari franchise game satu ini nggak selalu memuaskan buat para penggemar setianya, namun dibandingkan dengan JRPG lain, FF termasuk yang paling konsisten memiliki plot bagus, geng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring