/
Minggu, 11 September 2022 | 20:00 WIB
Final Fantasy VII Remake. (Square Enix)

Coba saja lihat Final Fantasy VII yang sedang dalam proses remake. 22 tahun setelah rilis, orang masih terobsesi dengan cerita dari game legendaris PS1 ini.

4. Karakter yang Unik

Game-game JRPG biasanya memiliki karakter-karakter yang standar. Maksudnya standar di sini adalah memiliki kelas-kelas mainstream seperti Knight, Wizard, dan lain-lain.

Namun, Final Fantasy selalu menciptakan karakter unik yang bahkan kamu akan sulit untuk menentukan kelas atau profesi karakter ini, seperti Cait Sith dan Kimahri Ronso.

Agak mustahil rasanya kalau kamu bisa memainkan game Final Fantasy tanpa merasa terikat dengan karakter yang kamu mainkan. ikonik dan kece banget!

5. Kisah yang Menyentuh

Bohong kalau kamu nggak pernah merasa sedih ketika mengikuti cerita dari game Final Fantasy. Game ini bakal membuat kamu merasakan koneksi yang kuat antara kamu dengan karakter yang ada.

Ketika sedang berada dalam momen menyenangkan, kamu juga akan merasa senang. Sebaliknya, ketika karakter sedang berduka, kamu juga bakal merasa sedih.

Salah satu momen paling menyedihkan adalah ketika Aerith harus meninggal dunia di Final Fantasy VII. Banyak banget pemain yang nggak ikhlas dan merasa kehilangan atas kejadian tersebut, geng.

Baca Juga: Interview: Jalan Terjal Gofar Hilman Buat Bangkit Usai Dituding Lecehkan Penggemar

6. Gameplay yang Menantang

Terdapat 2 jenis player RPG yang Jaka ketahui. Pertama, mereka yang lebih menikmati cerita dari game, dan kedua, mereka yang menikmati gameplay.

Final Fantasy tak hanya memberikan cerita dan karakter yang apik, game ini juga bakal kasih kamu gameplay dan mekanisme permainan yang menantang.

Meskipun nggak sesulit Shin Megami Tensei atau Fire Emblem, game ini memiliki tingkat kesulitan yang adil. FF series juga menawarkan gameplay yang panjang namun nggak membosankan.

7. Musuh yang Ikonik

Pernahkah kamu mengingat nama musuh-musuh yang kamu hadapi di game JRPG lain seperti Dragon Quest atau Suikoden? Jaka rasa nggak semua bisa kamu ingat, geng.

Load More