Depok.suara.com, Diduga mengalami rem blong, truk yang tengah mengisi Bahan Bakar Minyak di SPBU Jalan Juanda Kota Depok tiba tiba mundur dan menabrak dua kendaraan, Kamis (15/9/2022) Sore.
Seorang saksi mata di lokasi, Istihori mengatakan, peristiwa itu terjadi saat sopir dan kernet truk masih berada di dalam kendaraannya.
"Ada sopir sama kernet. Sopir pada teriak panik, mukanya pada merah. Saya lihat juga posisinya dia lagi ke atas tiba-tiba mundur nabrak atap," ujar Istihori kepada wartawan.
Istihori menyebut tak ada korban jiwa saat kejadian. Pemilik mobil yang terparkir disebut tengah berada di klinik kecantikan dekat lokasi.
"Mobil di dalam semua (orangnya) pasien MS Glow. Truk sempat masuk ke sini (SPBU), baru mundur katanya remnya blong. Baru nabrak atap pom bensin. Terus nabrak mobil putih sama Fortuner warna hitam," terangnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Depok AKP Rasman mengatakan, peristiwa kecelakaan berawal pada saat sopir truk tronton pada waktu mau masuk mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Juanda tiba-tiba jalan mundur dan menabrak dua unit mobil pribadi yang ada di belakangnya.
"Ketika sopir truk tronton ini sedang mau ini BBM karena keadaan jalan menuju SPBU agak miring sopir tronton tidak bisa mengendalikan laju kendaraan pada jalanan sehingga truk mundu menabrak dua mobil Mirage dan Fortuner hingga sampai ke tengah jalan," ujar Kanit Gakkum Polres Metro Depok AKP Rasman.
Selain itu mantan Kanit Lantas Cinere ini mengungkapkan, tidak ada korban dalam peristiwa kecelakaan ini hanya kerugian materil dua unit mobil alami kerusakan.
"Truk bersama dua unit mobil pribadi Mirage dan Fortuner bersama pengemudi sudah dibawa ke kantor Laka untuk menyelesaikan secara kekeluargaan karena tidak ada korban luka hanya materi saja," ungkapnya.
Baca Juga: Negara Rugi Rp 116,8 Miliar karena Kasus Dugaan Korupsi LPDB-KUMKM Jabar, Empat Orang Ditangkap
Sementara itu pada waktu proses pengevakuasian kendaraan yang tersangkut di tengah jalan Juanda, situasi lalu lintas sedang ramai dan sempat terjadi kepadatan lalu lintas.
"Sempat macet saat proses evakuasi truk hanya beberapa menit setelah berhasil dievakuasi keadaan lalu lintas kembali normal," katanya.
Berita Terkait
-
Sudah Dapat Izin Dishub, Trailer Pengangkut Besi Tua Bebas Melintas Luar Jam Operasional di Bontang
-
Mobil Bensin Habiskan Rp 300 Ribu untuk Tempuh 300 KM, Ridwan Kamil: Mobil Listrik Cuma Rp 50 Ribu
-
Curhat Sopir Truk Repot Bolak-balik Masuk SPBU Karena Pembatasan Solar: Kami Cuma Ingin Anak Bisa Sekolah
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
9 Ucapan Lebaran 2026 Bahasa Inggris Lengkap dengan Arti: Bikin Keluarga dan Sahabat Terpukau
-
Instruksi Langsung Prabowo, Istana Edarkan SE Larang Open House Berlebihan di Idul Fitri 2026
-
Ketika Kecemasan Sosial Datang Bersamaan dengan Hari Raya
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
H-4 Lebaran, Puluhan Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Pasar Senen
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Lampu Proyek Tol Solo-Jogja Banyak Dicuri, Berpotensi Bahayakan Keselamatan Pengendara
-
Masjid Perahu di Cilacap Jadi Rest Area Favorit Pemudik Jalur Selatan
-
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat Sebanyak 28 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta