Depok.suara.com - Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan kliennya masih bisa mengirim sejumlah uang dengan nominal cukup besar menggunakan transfer beberapa hari setelah tewas ditembak.
Kamaruddin Simanjutak menyebut uang dengan sejumlah Rp200 juta itu dikirimkan oleh Brigadir J ke rekening milik Ferdy Sambo.
"Rp200 juta," ujar Kamaruddin Simanjuntak dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Sabtu (17/9/2022).
Dirinya jelas heran karena transaksi transfer uang tersebut terjadi setelah 3 hari ditembaknya Brigadir J sehingga menyebabkannya meninggal dunia.
Seperti diketahui, bahwa pembunuhan terhadap Brigadir J terjadi pada Jumat sore, 8 Juli 2022.
"Transaksi itu diketahui Kamaruddin setelah mengecek adanya transaksi transfer dari rekening Brigadir J kepada Irjen Ferdy Sambo.00 juta,'' ujar Kamaruddin Simanjuntak dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Sabtu (17/9/2022).
Berdasarkan penuturan Kamaruddin, bahwa almarhum Brigadir J itu memiliki 4 rekening bank dengan total jumlah saldo Rp200 juta.
"Masak ada transfer tanggal 11 Juli dari rekening almarhum ke rekening tersangka. Itu berarti 3 hari setelah pembunuhan itu,'' ujar Kamaruddin.
Karena hal tersebut lah, akhirnya Kamarudin kuasa hukum Brigadri J itu meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk turun tangan dan menyelidiki mengenai aliran dana kepada tersangka Ferdy Sambo.
Baca Juga: DLH dan Polisi di Karawang Lakukan Investigasi Kebocoran Gas Pabrik, Wabup Aep Bilang Begini
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen