Depok.suara.com - Polisi sudah menetapkan Muhammad Agung Hidayatullah sebagai tersangka kasus peretasan hacker Bjorka. Pemuda asal Madiun, Jawa Timur itu mengaku telah membantu menyediakan channel Bjorkanism untuk Hacker Bjorka.
Dirinya mengaku iseng untuk membuat channel Bjorkanism. Kemudian mulai menempelkan konten Bjorka di Channel itu. Ternyata channel itu ramai. Karena banyak bergabung untuk mendapatkan retasan terbaru Bjorka.
Karena channel tersebut ramai, hacker Bjorka lantas membelinya. Karena ada peluang mendapatkan keuntungan, ia menjual channel tersebut. Ia menjual channel tersebut kepada Bjorka seharga 100 dolar Amerika.
"Pake telegram, dia kasih pengumuman di grup privasi dia, 'yang pegang channel ini DM saya, saya kasih $100'. Langsung saya DM. setelah itu saya jual, cuma saya masih di situ, karena belum sempat transfer kepemilikan grup. Dibeli 100 dolar sekitar Rp1,5 juta, bentuk BitCoin,"kata Agung dalam wawancara.
Pria yang berprofesi sebagai penjual es ini mengungkap alasan kenapa menjual Channel itu. Ia ingin mebantu ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhanya.
"Ingin membantu orang tua yang terimpit ekonomi. Itu saja alasannya. Selain membantu orang tua juga untuk membayar angsuran sepeda motor Rp 800 ribu. Gaji kerja jual es hanya Rp 740 ribu," ujarnya.
Awalnya Muhammad Agung Hidayatullah mengidolakan hacker Bjorka. Ia pun tak keberatan sosok idolanya membeli channel Telegram miliknya.
"Bjorka ini bagus sih, ngefans lah. Penasaran terus lama-lama ngefans, soalnya yang dibocorin itu kan data-data pemerintah Indonesia," kata MAH, Sabtu 17 September 2022.
Meski tak menahan Agung, namun Polis menetapkan dia sebagai tersangka kasus peretasan. Sang ayah pun menyatakan permohonan maaf atas keterlibatan sang anak dalam kasus Bjorka.
Baca Juga: Mental Pemain Telah Siap, Shin Tae-yong: Waktunya Menang Lawan Vietnam
"Kami mewakili keluarga memohon maaf kalau ada salah," ungkap Jumianto, ayah Agung.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Hemat BBM, Kemenimipas Terapkan WFH hingga Pangkas Perjalanan Dinas Mulai April 2026
-
Misteri di Balik Tembok BMI 5: Menelusuri Tempat Eksekusi WNA Singapura yang Jasadnya Dicor
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Model Boxy, Nyaman untuk Keluarga
-
Wamenkomdigi: Jaringan 5G Bakauheni Tetap Andal Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 28 Maret 2026, Rezeki dan Hoki Menghampiri
-
Kronologi 'Deal-dealan' Kasus Narkoba Berujung 7 Polisi Pekanbaru Dihukum Patsus
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Angga Wijaya Mantan Dewi Perssik Digugat Cerai Nurul Kamaria
-
Profil Samin Tan: Dari Miliarder Batu Bara hingga Terseret Kasus Korupsi
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk