Depok.suara.com - Pada era modern, perkembangan teknologi berjalan sangat cepat. Dahulu, smartphone adalah barang mahal yang hanya bisa di beli oleh kalangan tertentu. Namun, sekarang semua orang di berbagai belahan dunia, sudah menggunakan smartphone.
Belum lagi perkembangan dunia Maya dan internet yang begitu cepat. Mulai dari 2G, 3G, 4G, sampai pada 5G berkembang dalam waktu kurang dari sepuluh tahun. Terlebih, beberapa negara sedang mengembangkan teknologi 6G.
Sekarang, dunia teknologi semakin berkembang dengan masuknya teknologi baru, yaitu tato elektronik. Ini, seperti dikutip dari Newsday Express, akan menghilangkan keberadaan smartphone dalam beberapa waktu kedepan.
Berakhirnya Era Smartphone
Pendiri salah satu perusahaan teknologi dunia, Bill Gates percaya bahwa penggunaan smartphone akan benar-benar berubah dalam beberapa hari mendatang. Dia menjelaskan, bahwa tato elektronik akan menggantikan smartphone.
Apa itu tato elektronik?
Tato elektronik adalah sejenis chip, yang dapat dengan mudah dipasang di tubuh manusia. Nantinya, bentuk chip tersebut akan terlihat seperti tato.
Chip elektronik ini akan dapat melakukan semua fungsi smartphone saat ini. Sehingga, setiap orang dengan chip elektronik tidak akan membutuhkan smartphone.
Jika Bill Gates benar, maka dalam beberapa hari mendatang, Anda tidak perlu berkeliaran dengan smartphone di saku Anda. Dengan bantuan tato elektronik, seseorang akan terhubung ke seluruh dunia.
Baca Juga: Kabar Baik, Bandara SSK II Buka Layanan Penerbangan ke Kuala Lumpur
Smartphone akan berakhir pada tahun 2030
Diketahui, Bill Gates bukanlah orang pertama yang menyebutkan era smartphone akan selesai pada tahun 2030. Sebelumnya, CEO Nokia, Pekka Lundmark juga mengklaim, bahwa dunia smartphone akan berubah pada tahun 2030.
Dia mengungkapkan, pada tahun 2030, fungsi smartphone dapat di gantikan dengan perangkat lain. Artinya, pengguna smartphone, kacamata pintar, dan perangkat lain yang lebih canggih dapat digunakan. Menurut Pekka, tato chipset lebih mudah dipakai karena diintegrasikan langsung ke dalam tubuh manusia pada 2030.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Denny Sumargo Tak Mau Biel Manja: Dibiasakan Hadapi Masalah Sendiri Sejak Kecil
-
Han Ji Min dan Koo Kyo Hwan Berpeluang Jadi Pasangan di Film Typhoon
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Parfum Aroma Gourmand Itu Seperti Apa? Ini 3 Rekomendasi Produk yang Wanginya Awet