/
Kamis, 22 September 2022 | 18:41 WIB
Ilustrasi gojek (Gojek.com)

Depok.suara.com - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengadakan kebijakan baru yang mengharuskan para Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan ojek online (ojol).

Mengutip dari Antara, “Ojol Day” ini mulai berlaku pada hari Selasa, 20 September kemarin. Hingga waktu yang belum ditentukan, setiap ASN maupun laskar pelangi (pegawai kontrak) di Kota Makassar harus naik ojol ke kantor setiap hari Selasa.

“Mulai hari ini, semua ASN maupun laskar pelangi sudah menyukseskan program ojol day ini. Tak ada sanksi, tetapi ini lebih kepada integritas, apakah pegawai dan pejabat bisa taat aturan atau tidak,” ujar Moh. Ramdhan Pomanto.

Tujuannya, supaya hemat BBM

Ternyata, kebijakan Wali Kota Makassar ini tak serta merta ia buat begitu saja. Melansir Antara, Ojol Day merupakan salah satu upaya pemerintah kota untuk menekan inflasi yang disebabkan oleh instrumen energi dengan mengurangi penggunaan bahan bakar.

Sementara itu, penyedia jasa transportasi online, Gojek pun turut memberi dukungan potongan harga kepada pelanggan di Ojol Day.

Wawan Kurniawan yang merupaka Coorporate Officer Gojek Indonesia mengatakan, peringatan hari transportasi online yang baru ada di Makassar ini merupakan yang pertama di Indonesia.

“Ojol Day ini yang pertama di Indonesia dan Makassar telah memulainya melalui program yang dicetuskan oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengatakan kalau Ojol Day ini jadi pemacu semangat para driver dalam mencari orderan. Terlebih, Gojek akan senantiasa menyediakan promo demi mengapresiasi pelanggan.

Baca Juga: Nelayan Mengeluh Tak Bisa Melaut karena Kekurangan Stok BBM

“Program ojol day ini menjadi cambuk bagi para driver agar lebih semangat mencari orderan. Dan sebagai bentuk apresiasi kami, Gojek memberikan potongan bharga atau promo di aplikasi yang dapat digunakan saat mengorder GoRide maupun GoCar,” lanjutnya.

Load More