Tujuan percobaan tersebut adalah untuk mempelajari kemajuan alami sifilis jika tidak diobati. Pasca uji coba tersebut, diketahui 28 orang dalam penelitian meninggal karena sifilis sementara 100 orang meninggal akibat komplikasi terkait.
5. Kola Superdeep Borehole
Eksperimen Soviet tahun 1970 yaitu berusaha mengebor sedalam mungkin ke kerak bumi dan tahun 1994 mereka membuat lubang sepanjang 12 km di Semenanjung Kola di barat laut Rusia. Dengan lubang yang dibuat, ada kekhawatiran pengeboran ke arah pusat bumi dapat menghasilkan efek seismik yang tak terduga, seperti membuka planet ini.
6. Studi STD Guatemala
Dari tahun 1945 sampai 1956, sekitar 1500 orang Guatemala sengaja dibuat terinfeksi penyakit menular seksual, termasuk sifilis dan gonore oleh pemerintah AS. Subyek penelitian ini adalah anak yatim piatu, narapidana, pelacur, dan wajib militer. Periset menggunakan pelacur yang terinfeksi penyakit, suntikan, dan metode tidak bermoral lainnya untuk membuat subjek mereka sakit.
7. Proyekpenyembuhan homoseksual
Program penyiksaan medis dilakukan di Afrika Selatan antara tahun 1971 dan 1989 untuk menyembuhkan homoseksualitas dalam wajib militer. Hal itu dilakukan dengan perawatan paksa seperti terapi kejutan listrik dan pengebirian kimiawi.
8. Percobaan Kamp konsentrasi Nazi
Nazi melakukan eksperimen medis terhadap para tahanan yaitu dengan sengaja membuat mereka hipotermia, menginfeksi tahanan dengan malaria, menggunakan gas mustard, sterilisasi paksa, memberi tahanan racun yang berbeda, menginfeksi luka dengan bakteri dan mengisinya dengan serutan kayu dan kacang tanah.
Baca Juga: Polres Lampung Barat Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Bening Lobster
Dokter Josef Mengele yang dijuluki ilmuwan jahat fokus pada anak kembar dari Yahudi atau Roma (gipsi).
Seharusnya eksperimen itu untuk mempelajari hereditas, namun dia justru mengeluarkan organ dari orang lain tanpa anestesi, suntikan dengan bakteri mematikan dan pemotongan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
ESQA Cushion Cocok untuk Kulit Apa? Ini Beda Seri Velvet Matte dan Satin
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
-
Perang di Selat Hormuz Berpotensi Mereda dalam 48 Jam Jika AS - Iran Tak Batal Damai
-
Daftar Harga Mobil Listrik Jaecoo 2026: Intip Spesifikasi SUV Canggih J5, J7, dan J8 di Indonesia
-
Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam
-
A Poem Grows Inside You, Kisah Lembut tentang Keberanian Berbagi Karya
-
Sharp Airest Satukan AC dan Air Purifier, Hadirkan Teknologi MERV 14 Bikin Udara Makin Sehat
-
Implementasi Pembatasan Ekspor Batu Bara Bikin Ekonomi Sektor Tambang Jeblok, BPS Ungkap Angkanya