Depok.suara.com, Yunita seorang ibu rumah tangga menjadi korban perampasan saat mengendarai sepeda motor di Gang Botol RW 07 Kelurahan Kedaung, Kecamatan Bojongsari Depok
Atas kejadian tersebut telepon genggam miliknya hilang diambil oleh dua pelaku pencuri yang menggunakan sepeda motor pada Kamis (22/9) sore.
Yunita kepada wartawan mengatakan, peristiwa pencurian yang dialaminya pada waktu sedang pulang scan berkas dokumen prasyarat pendaftaran ASN suami tiba-tiba datang pengendara motor boncengan doa orang memotong jalan motor di depan.
"Habis pulang scan di tempat fotocopian di persimpangan Jalan Ketapang - Abdul Wahab Kedaung, sekitar berjarak 100 meter mau masuk ke dalam gang Botol tiba-tiba langsung dipotong sama motor pelaku," ujar korban Yunita kepada wartawan usai di temui di sekolahan SD anaknya daerah Kedaung, Sawangan Kota Depok, Jumat (23/9).
Pelaku berdua menggunakan motor jenis matik mencoba langsung memotong jalan motor yang digunakan korban dan langsung pelaku yang diboncengin merogok bagasi depan motor mengambil hp.
"Saya sempat negur ke pelaku kalau naik motor belok yang benar sempat tatapan gitu, pelaku berjumlah dua orang salah seorang yang diboncengin tanpa kata-kata langsung merampas hp yang ditaruh bok motor," katanya.
Setelah berhasil merampas hp korban merek Redmi Note 09, lanjut Yunita, pelaku langsung kabur ke arah Sawangan.
"Pasca kejadian itu sekarang saya menjadi trauma tidak berani keluar jalan sendiri apalagi saat mengantarkan anak sekolah minta ditemenin bapak karena sangking trauma dan takut,"katanya.
Untuk ciri-ciri pelaku, Yunita menyebutkan pelaku berjumlah dua orang, berkulit hitam, menggunakan topi, dan usia masih muda, motor yang digunakan jenis matik.
"Peristiwa yang terjadi ke saya ini tidak saya laporkan ke kantor polisi. Berharap tidak terulang lagi dan dari pihak kepolisian agar tingkatkan patroli karena di sekitar lokasi gang botol rawan kejahatan perampasan sebelum saya juga pernah kejadian perampasan kalung emas korban anak-anak," katanya.
Terpisah Marsadi, bapak korban Yunita mengatakan beberapa waktu terakhir ini wilayah di Gang Botol RW 07 rawan kejahatan.
"Kemarin putri saya yang jadi korban begal hp, sebelumnya ada warga kalung emas anaknya sedang bermain juga raib, dan baru dapat informasi juga bahwa anggota Dewan Kota Depok juga menjadi korban pencurian spion mobil mewah,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
7 Fakta Blak-blakan Penganiayaan Mahasiswa UIN Saizu di Kamar Kos Purwokerto
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Pamer Foto Mesra Bareng Lindi Fitriyana, Virgoun Bereaksi Usai Undangan Nikah Bocor
-
BRI Cepu Genjot Digitalisasi: QRIS Jadi Andalan UMKM di Festival Ramadhan 2026
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban