- CEO Indodax William Sutanto menyatakan investor kripto di Jakarta kini lebih rasional dan disiplin dalam melakukan strategi investasi.
- Perubahan perilaku investor yang mengutamakan riset dan fundamental teknologi menandakan industri kripto telah memasuki fase lebih matang.
- Indodax berkomitmen mendorong pertumbuhan industri digital melalui penguatan literasi blockchain dan pemberdayaan komunitas pada perayaan Bitcoin Pizza Day 2026.
Suara.com - CEO Indodax William Sutanto mengatakan investor kripto mulai lebih rasional dalam memahami risiko, strategi investasi, serta fundamental teknologi blockchain dibanding hanya sekadar mengikuti tren pasar.
William menyatakan dulu banyak orang masuk ke kripto karena fear of missing out (FOMO) atau sekadar ikut tren, namun cara masyarakat berinteraksi dengan industri kripto saat ini mulai berubah.
"Sekarang pendekatannya mulai berubah. Investor makin sadar pentingnya riset dan strategi yang lebih disiplin dalam menghadapi market," ujar dia di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Menurut dia, perubahan perilaku tersebut menjadi salah satu tanda industri kripto perlahan bergerak menuju fase yang lebih matang.
Jika sebelumnya pasar lebih banyak didorong oleh euforia jangka pendek, lanjutnya, kini semakin banyak pengguna yang mulai mempelajari market structure, memahami siklus bitcoin, hingga menerapkan pendekatan investasi yang lebih terukur di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif.
Di luar pergerakan harga aset, perkembangan teknologi blockchain juga mulai mendorong berbagai bentuk pemanfaatan baru di sektor digital, mulai dari tokenisasi aset, pengembangan infrastruktur teknologi, hingga berbagai inovasi berbasis blockchain di ekosistem digital.
William menambahkan, komunitas tetap menjadi salah satu fondasi utama dalam perkembangan industri sejak awal kemunculan bitcoin.
Berbeda dengan industri finansial tradisional yang banyak tumbuh secara institusional, menurut dia, perkembangan aset digital justru banyak dibangun melalui komunitas yang aktif menciptakan diskusi, edukasi, dan distribusi informasi secara organik.
"Pada akhirnya, industri yang mampu bertahan bukan hanya yang ramai secara tren, tetapi yang bisa membangun kepercayaan, edukasi, dan ekosistem kripto yang berkelanjutan," ujar dia dalam keterangannya.
Baca Juga: Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!
Di situlah komunitas memiliki peran yang sangat penting, tambahnya karena dari komunitas inilah tumbuh keyakinan bersama terhadap perkembangan aset kripto.
Sementara itu dalam perayaan Bitcoin Pizza Day 2026, William juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan industri aset digital yang lebih sehat melalui edukasi, pengembangan dan kedekatan dengan komunitas, serta peningkatan literasi mengenai teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia.
Bitcoin Pizza Day dulu dikenal sebagai simbol eksperimen unik di awal kemunculan bitcoin, dimana aset digital dipandang identik dengan budaya spekulasi dan tren internet, kini kripto mulai menjadi bagian dari perkembangan teknologi finansial yang semakin dekat dengan kehidupan digital masyarakat.
"Saat ini komunitas kripto juga berkembang jauh lebih kritis dan terbuka terhadap diskusi. Bukan hanya soal harga, tetapi juga soal bagaimana teknologi blockchain berkembang dan bagaimana industri ini bisa terus relevan dalam jangka panjang," ujar William.
Berita Terkait
-
Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini
-
Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas
-
IHSG Ambles 26 Persen, Sucor Sekuritas Bongkar Strategi Cari Cuan di Tengah Pasar Bergejolak
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital