KARAWANG - Aktivis pencegahan dan perawatan penyakit menular seksual, Iwan Somantri Amintapradja meminta Pemerintah Kabupaten Karawang serius dalam menekan penyebaran virus HIV.
Menurutnya, saat ini Kabupaten Karawang dalam keadaan genting penyebaran penyakit HIV di kalangan ibu rumah tangga. Tak hanya itu, puluhan bayi pun terdeteksi virus HIV.
Bahkan, disebutkan Iwan berdasarkan data yang dimilikinya sebanyak 260 Ibu Rumah Tangga (IRT) dan 43 Balita di Kabupaten Karawang terdeteksi virus HIV.
"Ini sudah keadaan genting, bukan hanya IRT dan balita saja, melainkan ada juga 42 Usia produktif yang diantaranya 33 Putra dan 9 Putri di Kabupaten Karawang yang terdeteksi virus HIV. Dan masih banyak lagi diluar sana yang belum terdekteksi," katanya mengutip karawang.inews.id, Kamis (22/9/2022).
Dia menerangkan, data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 1995. Namun, bila mengacu pada data tersebut saat ini kondisi bayi terdeteksi HIV itu sudah dewasa.
"43 itu angka akumulasi balita terdeteksi HIV sejak tahun 1995, Sekarang mereka ada yang sudah beranjak remaja dan dewasa," kata Iwan.
Iwan meminta, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana yang seorang dokter segera melakukan langkah nyata tekan penyebaran HIV. Jangan sampai, hal tersebut menjadi 'bom waktu' di kemudian hari.
"Kita lihat, Pemimpin kita seorang dokter, seharusnya bisa lebih sadar akan bahaya dari virus HIV ini," katanya.
"Bukan hanya penyuluhan saja yang harus dilakukan, harus ada langkah tegas seperti aturan tes HIV saat ingin melakukan pernikahan atau dilakukan tes HIV secara serentak di Kabupaten Karawang," tambah Iwan.
Baca Juga: Agnezmo dan Adam, Dimabuk Cinta Bikin Meleleh
Pemkab Karawang pun, diminta Iwan segera melakukan tes HIV secara serentak di Bulan September ini. Hal ini guna mengetahui pasti jumlah pengidap HIV sekarang.
"Ini masih Bulannya Kabupaten Karawang, dalam rangka HUT Kabupaten Karawang yang ke-389, saya meminta kepada Pemimpin Kabupaten Karawang yang juga seorang Dokter untuk melakukan tes HIV serentak, mulai dari Pimpinan Pemkab Karawang, para Pejabat, Staff hingga ke tinggkat kecamatan dan Kelurahan lalu masyarakat di Kabupaten Karawang," katanya.
"Ini bukan persoalan satu atau dua orang saja, melainkan berkaitan dengan ribuan nyawa dan masa depan anak cucu kita ini. Dan jika Pemkab Karawang tidak mampu untuk melakukannya, saya dan rekan dari aktivis pencegahan dan perawatan penyakit menular seksual siap melakukannya," tambah Iwan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Lastri: Arwah Kembang Desa Jadi Persembahan Terakhir Gary Iskak untuk Film Horor Indonesia
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG