/
Jum'at, 30 September 2022 | 12:41 WIB
Potret moment pertandingan PSS Sleman vs Persita (Instagram@pssleman)

Depok.suara.com, Pil pahit terpaksa harus ditelan PSS Sleman setelah dikalahkan tamunya Persita Tangerang di Stadion Stadion Maguwoharjo, Kamis (29/9/2022) malam.

Kekalahan teresebut juga jadi yang keempat bagi PSS Sleman dalam bertanding di kandang sendiri.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengatakan bahwa kekalahan ini cukup menghadirkan sisi traumatik dari sisi pemain. Menjadi beban tersendiri saat laga kandang.

“Hasil berupa kekalahan ini kembali terjadi lagi di kandang. Kami sudah beberapa kali kalah di kandang," kata Seto usai pertandingan seperti dilansir laman resmi LIB.

"Ini cukup menghadirkan sisi traumatik dari sisi pemain. Menjadi beban tersendiri saat laga kandang dan ini adalah tanggung jawab saya,” sambungnya.

Lebih lanjut Seto mengatakan, pada babak pertama timnya masih memiliki banyak kelemahan.

“Pertahanan kami juga masih rapuh dan beberapa peluang emas terbuang sia-sia. Kita harus perbaiki lagi,” tuturnya.

“Mohon maaf untuk suporter kami tidak bisa memberikan kemenangan meski keinginan kami sangat kuat. Lagi-lagi beban terasa begitu berat (saat tampil di kandang). Biar manajemen yang tentukan sikap bagaimana kedepannya,” katanya.

Tampil di kandang sendiri, lanjut Seto,  baik dengan ataupun tanpa dukungan para suporter ternyata tetap menghadirkan beban tersendiri. 

Baca Juga: Resmi, Johanes Tanak Terpilih Jadi Pimpinan KPK, Berikut Profilnya

“Kita sudah ingatkan kepada pemain. Namun sisi positifnya kita lihat bahwa semangat dan kemauan untuk menang tetap ada. Yang pasti, pemain dan staf pelatih harus evaluasi juga bagaimana kinerja kita,” pungkasnya.

Load More