Depok.suara.com - Ibunda almarhum Brigadir Joshua, Rosti Simanjutak menjelaskan mengapa dirinya meneriakan Putri Candrawathi ketika mengikuti proses pembongkaran makam putranya melalui otopsi ulang.
"Saya menyebut itu karena saya seorang ibu, kalau ibu itu punya naluri hati yang sangat lembut, Joshua kan anaknya yang sudah bertugas mengurus rumah tangga mereka dalam segala hal; pengawalan, tugas di rumah dan mengurus keluarga," kata Rosti Simanjutak kepada program Rosi.
"Saya seorang ibu yang memiliki nurani, kalau dia seorang ibu, kalo dia seorang ibu pasti melindungi anaku, tak membiarkan anaku tergeletak mati dengan tubuh kaku. Gak ada satupun dari mereka melindungi anaku, mereka tak ada punya hati, tak ada rasa kemanusiaan sedikitpun," tangis Rosti pun pecah menceritakan kekejeman keluarga Sambo.
Rosti masih mengingat kebiasaan Brigadir Joshua ketika pulang. Dia mengaku anaknya sering dititipkan bingkasan oleh Putri Candrawathi saat mudik ke Jambi.
"Kalau Joshua pulang, "Mak tolong belikan pesanan ibu". Memang mereka memberikan sekedar, kami juga mengembalikan apa adanya kami. Dari situ kan harusnya tahu seorang ibu punya naluri hati," terang Rosti.
Untuk itu, ia tak habis pikir kenapa anaknya dihabisi oleh keluarga Sambo padahal selama ini Joshua sudah sangat baik dan total dalam melayani.
"Tapi sekarang ini, melihat seorang ibu membiarkan anaku terbunuh di tangan mereka di rumah mereka, anakku memberikan perlindungan kepada mereka. Tapi anaku dihabisi dengan sangat jahat dan biadab! Saya gak sanggup, saya terpukul dan sangat berat, jiwaku terguncang dengan anak kesayangan yang begitu patuh dan bertanggungjawab," terangnya.
Ia pun kembali meluapkan kemarahan terhadap apa yang dilakukan Putri terhadap putranya.
"Memang PC luar biasa, gak nyangka, tega-teganya dia juga menghabisi anaku, luar biasa kejamnya, luar biasa jahatnya mereka," jelasnya.
Baca Juga: Member NCT Luncurkan Album Solo Terbaru, Lirik Lagu Bikin Baper
Sumber: Youtube Rossi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa