Depok.suara.com - Friend zone bisa terasa seperti siksaan jika kamu menjadi "friend zone" oleh orang yang kamu sukai!
Zona ini dapat menghancurkan kamu lebih keras ketika orang yang kamu sukai justru berbicara tentang orang yang mereka cintai atau sedang menjalin hubungan tepat di depan kamu.
Tapi jangan khawatir! Kamu benar-benar dapat melarikan diri dari zona pertemanan ini dan meningkatkan ke hubungan yang lebih pasti.
Pastikan saja bahwa kamu tidak terlalu bersemangat dan terburu-buru, jika tidak, hal itu dapat merusak persahabatan kamu dan dia.
Ikuti beberapa tips yang akan membantumu keluar dari zona mengerikan ini sambil meningkatkan peluang kamu untuk menjadi pasangan satu-satunya dari orang yang kamu kagumi!
Bermain pujian
Teman biasanya tidak saling memuji dan bahkan jika ada yang memujinya, itu sarat dengan sarkasme yang tentunya tidak dianggap serius.
Jika kamu benar-benar ingin berhenti berteman dan berharap hubungan yang lebih pasti, mulailah memberi petunjuk kepada dia secara tidak langsung. Puji dia, komentari penampilan dia dan seberapa bagus penampilannya setiap hari.Lakukan hal-hal kecil seperti membetulkan kerah bajunya.
Konsisten lakukan hal tersebut saat bertemu dengannya, namun jangan memaksakan taktik kamu terlalu keras atau kamu akan berakhir menjadi teman biasa saja.
Jaga jarak dan luangkan waktu untuk diri sendiri
Kamu pasti selalu berada di sekitar dia dan menjadikan dia "seluruh dunia" kamu dan di situlah masalahnya dimulai. Bermain-main dan buat dia sedikit cemburu jika kamu ingin membawa persahabatan ke tingkat yang baru.
Mulailah sibuk dan jaga jarak, luangkan waktu sejenak dari dia. Cara ini akan membantu kamu untuk mengetahui apakah dia merasa kehilangan saat kamu tidak berada di dekatnya.
Buat Dia cemburu
Kecemburuan adalah alat yang benar-benar dapat menciptakan hasil yang sempurna bila digunakan dengan benar.
Mulailah bercerita kalau kamu sedang dekat dengan seseorang, ungkap kebaikan dan segala kelebihan dari seseorang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas