Depok.suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa terlalu banyak konsumsi biji-bijian olahan, seperti nasi putih, sama bahayanya dengan terlalu banyak mencamil permen. Bahaya ini utamanya berdampak pada kesehatan jantung.
Mengutip dari New York Post, laporan yang mempelajari kebiasaan makan dan riwayat kesehatan pada masyarakat Iran tersebut mengatakan, bahwa risiko penyakit arteri koroner prematur dari makan nasi putih hampir mirip dengan penyakit sama yang disebabkan konsumsi permen.
Penelitian dilakukan pada sekitar 2.500 partisipan. Beberapa di antaranya dilaporkan sehat, sementara beberapa lainnya memiliki masalah pada pembuluh darah dan jantung.
Penelitian ini diukur dari seberapa sering para peserta mengonsumsi biji-bijian utuh dan olahan.
Para peneliti menemukan mereka yang mengonsumsi biji-bijian olahan lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit arteri koroner. Sementara mereka yang makan biji-bijian utuh menunjukkan risiko yang lebih rendah.
Benarkah demikian?
Mengomentari hasil penelitian tersebut, dokter spesialis gizi klinis, Inge Permadhi mengatakan, bahwa nasi termasuk salah satu karbohidrat simpleks yang mudah diserap oleh tubuh. Akibatnya, tubuh bisa mendapatkan kelebihan energi.
"Kelebihan energi ini disimpan di dalam tubuh kita menjadi tumpukan lemak. Tumpukan lemak ini yang akan menyebabkan kita menjadi gemuk," ujar Inge, dilansir dari beberapa sumber, Kamis (6/10/2022).
Terlalu banyak mengonsumsi nasi tanpa diimbangi dengan olahraga cukup, lanjut Inge, akan menimbulkan penyakit yang terkait dengan gula seperti diabetes, perlemakan hati, hingga jantung.
Baca Juga: 3 Alternatif Pekerjaan Sambil Menunggu Panggilan Kerja, Apa Saja?
"Obesitas hubungannya dekat dengan jantung. Diabetes dapat menyebabkan kerusakan dari jantung. Jadi penyakit-penyakit itu memang menyebabkan perubahan metabolisme yang akibatnya efeknya itu kerusakan dari jantung," jelas Inge.
Biji-bijian dimurnikan saat diproses menjadi tepung atau makanan, yang memberi tekstur lebih halus dan umur simpan lebih lama. Namun, proses ini dapat menghilangkan beberapa nutrisi penting dalam biji-bijian tersebut.
Sedangkan biji-bijian utuh, seperti oatmeal, beras merah dan roti gandum utuh, mengandung seluruh nutrisi pada biji-bijian.
Biji-bijian olahan dengan cepat dipecah oleh tubuh karena seratnya telah dihilangkan. Mengutip laman Center for Disease and Prevention Control (CDC) kondisi ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah setelah makan.
Seiring waktu, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung serta menyebabkan terbentuknya plak di dinding arteri.
Sebuah laporan tahun 2019 dari American College of Cardiology dan American Heart Association merekomendasikan diet yang menekankan asupan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik